Menjelang Akhir Ramadhan, Pemdes Sukamulya Santuni Anak Yatim Piatu
CIANJUR | patrolinews86.com, -Menjelang akhir bulan Ramadan yang penuh berkah, Pemerintah Desa Sukamulya Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, menunjukan komitmen nya dalam merangkul kepedulian sosial, dengan memberikan santunan kepada 80 anak yatim piatu berupa uang dan beras 5 kg ditambah bantuan pemerintah PMT Stunting berupa susu SGM ukuran besar dan Telur yang bertempat di GOR Mulya Jaya Desa Sukamulya.”Sabtu (06/04/2024)
Kepala Desa Sukamulya Iman Nurjaman, SH mengungkapkan bahwa santunan ini merupakan wujud dari kepedulian dan perhatian yang tulus terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua mereka.
“Santunan anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa sulamulya terhadap anak-anak yang kehilangan orang tuanya,” ujar Iman dengan penuh kesungguhan.
Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah ini, santunan tersebut diharapkan dapat memberikan kelegaan dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu yang sedang merasakan kesulitan. santunan ini juga menjadi simbol dari kehangatan dan kasih sayang yang terus diberikan kepada mereka.
Diharapkan, dengan adanya dukungan dari pemerintah desa dan partisipasi aktif dari masyarakat, anak-anak yatim piatu dapat merasakan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi perjuangan hidup.
“Semoga santunan ini dapat menjadi keberkahan dalam memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan di Desa Sukamulya, serta memberikan inspirasi bagi wilayah lain dan para donator yang tergugah untuk melakukan tindakan agar bisa membantu serupa dalam menjalankan nilai-nilai kepedulian sosial,” harapnya.
Ditempat terpisah salah satu momen yang penuh haru hadir Dini saat dipinta keterangan nya oleh awak media, seorang anak yatim piatu berusia 5 tahun, menyampaikan ungkapan terima kasihnya. Dengan senyum bahagia yang memancar dari wajahnya, ia mengungkapkan, “Terima kasih banyak atas santunannya. Ini akan membantu saya dan keluarga,” ungkapnya.
Ungkapan tulus dari Dini menjadi cerminan betapa besar arti santunan tersebut bagi dirinya dan keluarganya, memberikan kelegaan dalam mengarungi kehidupan yang tidak mudah sebagai anak yatim piatu. “Tukasnya.
(Deden Sudiana, SE)














