Kades Geram Dan Marah …! Banyak Warga Yang Bandel Akibat Buang Sampah Seenak Udelnya

Jumat, 22 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Geram Dan Marah …! Banyak Warga Yang Bandel Akibat Buang Sampah Seenak Udelnya

Kuningan | patrolinews86.com, -Terhitung sudah 4 sampai 5 Tahun belakangan ini, Tepatnya di Pinggir Jalan Raya Kabupaten Kuningan yang menghubungkan dari arah Jalan Raya Desa Sampora Simpang bunderan Tugu Ikan yang berada di Desa Caracas Terdapat tumpukan sampah yang menggunung dan berdampak bau menyengat dan banyak lalat-lalat hijau.”Jum’at (22/03/2024)

Sangat disayangkan padahal pemerintah daerah sudah menyediakan TPSA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir), Namun tingkat kesadaran warga setempat maupun warga yang melewati arus jalan tersebut selalu membuang sampah asal – asalan dengan cara melempar dari dalam mobil atau sengaja mobil pickup dari desa lain membuang ke area tersebut.

“Tidak elok di pandang mata bahkan terlihat kumuh, Nyaris menutupi keindahan taman hutan kota desa caracas yang juga Lokasinya terletak di satu hamparan di pinggiran jalan raya simpang empat tugu ikan.

Kepala Desa Caracas H.Beben mengatakan saat dikomfirmasi awak media di ruang kerjanya, “Sempat terkejut, bahkan agak geram pada para pembuang sampah se-enak perutnya bak menjadikan TPSA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir).”Ungkap Kades

Pemdes Caracas sudah melakukan antisipasi maupun tindakan pemagaran di area pembuangan tersebut agar tidak ada yang membuang sampah Ditempat Itu, Namun, malah makin menjadi – jadi dan menggila, dan bukan hanya warga masyarakat desa caracas atau tetangga, seperti desa desa yang lain membuang sampah ke tempat ini serta kendaraan mobil siapapun dan dari manapun yang lewat dengan sengaja membuang Sampahnya di Lokasi Pinggir Jalan itu.” tandasnya

“Sambung kades, Bahkan sebelum ia menjabat sebagai Kepala Desa Caracas, tempat pembuangan sampah di pinggir jalan raya sudah ada dari dulu, sejak kepala desa sebelumnya.

H.Beben berharap kepada pemerintah daerah maupun Dinas terkait DLH agar bisa lebih memperhatikan untuk bisa membantu dalam menghadapi persoalan sampah tersebut atau menutupnya.” pungkasnya

(manluckmanto).

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru