Rupbasan Kelas I Bengkulu Melakukan Studi Tiru Ke Rupbasan Kelas I Cirebon Menimba Ilmu Targetkan Raih WBK 2024

Rabu, 31 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupbasan Kelas I Bengkulu Melakukan Studi Tiru Ke Rupbasan Kelas I Cirebon Menimba Ilmu Targetkan Raih WBK 2024

Kota Cirebon,Patrolinews86.Com – ‘Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China’. Itulah istilah yang digaungkan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Bengkulu untuk menambah ilmu dan wawasan terkait tugas dan fungsi serta inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Atas dasar itu, Rupbasan Kelas I Bengkulu melakukan studi tiru ke Rupbasan Kelas I Cirebon untuk menimba ilmu dengan harapan bisa meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada tahun 2024 ini.

“Kami bersama squad Rupbasan Bengkulu ingin berbagi pengalaman tentang merubah mindset untuk menambah pengetahuan, wawasan bahwasannya kerjanya itu bukan berarti monoton saja. Artinya yang dinamakan bekerja itu adanya perubahan yang berarti,” ucap Kepala Rupbasan Kelas I Bengkulu, Zulkarnain, Rabu (31/1/24).

Zulkarnain berujar, jika dirinya memilih menimba ilmu di Rupbasan Kelas I Cirebon ini bukan tanpa alasan, selain sudah mendapatkan predikat WBK pada 2021 disana juga memiliki kekompakan dan kemauan dari seluruh pegawainya sekaligus mempunyai inovasi yang sangat bagus untuk merubah mindset bekerja.

“Yang paling menonjol disini (Rupbasan Cirebon) kalau saya lihat disini kekompakan. Kedua adanya kemauan dan ketiga tidak kalah pentingnya turun langsung action pimpinan ke bawah untuk melihat secara langsung apa yang menjadi kendala. Apa yang menjadi masalah dan solusinya dicari bersama-sama untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jadi bukan kemauan pimpinan bukan kemampuan anggota tapi sama-sama ada kemauan untuk belajar merubah lebih baik lagi,” sebutnya.

Terkait inovasi, sambung Zulkarnain, sangat luar biasa. Pasalnya, cara pengemasan terkait tugas dan fungsi rapih, bagus yang bisa membuat penasaran masyarakat sehingga menjadi produk unggulan di Rupbasan Kelas I Cirebon.

“Inovasinya luar biasa. Kenapa saya katakan luar biasa, sebenarnya inovasinya itu kegiatan tusi kita, kegiatan rutinitas kita, tinggal kita bagaimana cara mengemasnya. Memang barang ini biasa saja tapi kalau pengemasannya rapi dan bagus nah ini akan membuat penasaran orang. Nah itu yang menjadi produk unggulan di sini ya,” jelasnya.

Zulkarnain menambahkan, ilmu yang sudah didapatkan oleh jajarannya akan diaplikasikan sehingga bisa dijadikan target kami untuk meraih predikat WBK pada tahun 2024 ini.

“Tadi saya sudah sampaikan kepada rekan-rekan ternyata tidak sulit untuk mencari inovasi-inovasi yang kita bisa ambi. Ini akan kami bawa ke pembahasan di Bengkulu, kita ingin membangun kekompakan lebih erat lagi, ingin merubah mindset yang selama ini kerjanya biasa-biasa saja kini lebih inovatif lagi untuk menjadikan mindset benar-benar melayani sekaligus apa yang menjadi tugas fungsi dengan target kita perubahan Bengkulu pasti di tahun 2004,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Rupbasan Kelas I Cirebon, Fajar Nurcahyono Assyifa menuturkan, kegiatan ini bukan merupakan studi tiru, namun lebih tepatnya sharing informasi sesama Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang bisa dilakukan agar bisa meraih predikat WBK.

“Intinya adalah memberikan pelayanan terhadap masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga menjadikan kantor yang berbasis pelayanan publik,” tuturnya.

Soal kekompakan dan tips Rupbasan Kelas I Cirebon bisa seperti sekarang ini menurut Fajar, semua pimpinan pasti punya metode yang berbeda. Intinya tidak ada yang lebih bagus antara Rup basan Cirebon maupun Rupbasan Bengkulu, semua punya pola masing-masing tapi kalau ditanya kekompakan tipsnya adalah kita sebagai unsur pimpinan harus berperan aktif itu saja.

“Mudah-mudahan tahun 2024 Rupbasan Bengkulu meraih predikat WBK dan juga Rupbasan Cirebon meraih WBBM. Mari kita sama-sama berjuang untuk meraih kesuksesan,” pungkasnya.

( Idris )

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru