BPN KUNINGAN DI DUGA TIDAK PROFESIONAL DALAM MENGUKUR TANAH NEGARA YANG MENJADI SENGKETA DI DESA DARMA.

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPN KUNINGAN DI DUGA TIDAK PROFESIONAL DALAM MENGUKUR TANAH NEGARA YANG MENJADI SENGKETA DI DESA DARMA.

Kuningan patrolinews86.com – Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kuningan Selasa 23/01/2024 telah melakukan pengukuran kembali tanah yang duga milik negara yang berada di bahu kiri jalan raya nasional arah Kuningan Cikijing tepatnya yang berlokasi di desa Darma kecamatan Darma kabupaten Kuningan Jawa Barat.

 

Kegiatan pengukuran tersebut memang sudah di agendakan menurut BAMBANG L.A HUTAPEA,SH.,MH.,C.MED.yang turut hadir saat proses pengukuran di lokasi,pihaknya hadir bersama rekan (Tim) pemberantas mafia tanah negara “dalam rangka menindaklanjuti pelaporan pihaknya kepada BPN Kuningan terkait tanah negara yang berlokasi di desa Darma kecamatan Darma kabupaten Kuningan,yang diduga telah di jual belikan,pihaknya mendampingi tim pengukur dari badan pertanahan nasional ( BPN) Kuningan,pada Selasa 23/01/2024,pengukuran turut disaksikan juga oleh pihak- pihak yang terkait,diantaranya,pihak penjual dan pembeli,pihak kepolisian polres Kuningan dan kepolisian sektor (sektor) Darma,serta turut hadir pula sejumlah pihak masyarakat setempat.” menurut Bambang Selasa 23/01/2024 kepada awak media di Kuningan

Namun dalam proses pengukuran tersebut terdapat perselisihan pendapat antara pihak Tim pemberantas mafia tanah negara dengan pihak BPN Kuningan terkait Pengukuran yang dilakukan oleh tim BPN Kuningan terhadap tanah yang di maksud,dimana pihak BPN Kuningan di duga tidak memahami dasar hukum atas mekanisme pengukuran tanah negara yang melibatkan badan dan bahu pad jalan nasional milik negara.”Ungkap Bambang.

 

Masih Bambang dalam keterangan,terkait hasil pengukuran tanah milik negara yang dimaksud, pihaknya meminta kepada pihak BPN Kuningan untuk melakukan kordinasi dahulu kepada pihak BPN pusat terkait dasar hukum sebagai acuan dalam menentukan titik nol pada tanah milik negara yang sedang dalam perkara gugatan tersebut.”ujarnya

 

Menambahkan Bambang” pihaknya tidak membenarkan hasil dari pengukuran yang sudah dilakukan pihak BPN Kuningan hari ini,dengan alasan,yang menjadi acuan dari pengukuran tim BPN Kuningan adalah ujung dari aspal hitam pada bahu jalan yang di jadikan sebagai titik awal pengukuran,namun bukan pada garis kuning yang berada di tengah jalan yang harus di jadikan sebagai titik awal,dan hasil pengukuran tersebut belum bisa dianggap benar dan sah,pihaknya akan meminta BPN Kuningan untuk melakukan pengukuran kembali tanah tersebut.”pungkasnya (*B13*)

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru