Kepala ATR/BPN Provinsi DKI Jakarta dan Kepala ATR/BPN Jakarta Timur 2014 Akhirnya di adukan oleh Ahli Waris Alm,A.Rachman Saleh ke KPK

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala ATR/BPN Provinsi DKI Jakarta dan Kepala ATR/BPN Jakarta Timur 2014 Akhirnya di adukan oleh Ahli Waris Alm,A.Rachman Saleh ke KPK

Jakarta patrolinews86.com – Hal itu terjadi di awali dari kekecewaan Ahli Waris yang sah A.Rachman Saleh, yang mana di undang untuk datang ke ATR/BPN Jakarta Timur untuk mengambil 24 Sertifikat. Yang mana undangan tersebut di terima via Whatsap dari Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia melalui akun Lapor BPN pada Tanggal 12/01/2024.

Selanjutnya pada Tanggal 15/01/2024 Ahli Waris datang ke ATR/BPN Kantor Pertanahan Jakarta Timur. Disana Ahli Waris menghadap IN dari seksi Sengketa Konflik (SKP)dan perkara. Bukan nya ke loket pengambilan sertifikat. Tentu hal ini tidak sesuai dari informasi yang disampaikan oleh Kementerian ATR/BPN. Malah di ajak debat kusir oleh IN selaku staf Seksi SKP.

Dengan rasa kecewa meninggal kan ATR/BPN Kantor Pertanahan Jakarta Timur, tanpa mendapatkan apapun. ahli waris pun mengatakan semestinya Negara memberikan perlindungan terhadap rakyat , bukan malah sebaliknya berpihak dengan para Mafia Tanah. Oleh karena itu saya harus mengambil tindak tegas. Supaya konflik yang berkepanjangan ini selesai. Dan sudah cukup almarhum orang tua saya di permainkan. Oleh para Mafia Tanah yang diduga bekerja sama dengan oknum ATR/BPN Jakarta Timur pada Tahun 2014, dengan seenaknya mengambil tanah milik orang tua saya ungkapnya dengan nada geram.

Masih menurut Ahli Waris LARH, ke Konyolan ATR/BPN Provinsi DKI Jakarta dan ATR/BPN Jakarta Timur, yang mana di awali dengan Terbitnya Surat Keputusan Pembatalan, Surat Keputusan Sertifikat Pengganti. Dengan Nomor Surat Keputusan 09/HM/BPN.31-BTL/2013. Dan secara tiba-tiba tanpa proses Jual Beli, pada Tahun 2014 Tanah milik orang tua saya sudah berubah menjadi 9 HGB dan 1 HP. Tentu kejadian ini membuat saya sangat terkejut. Karena sampai saat ini saya tidak pernah menanda Tangani Akta Jual Beli(AJB). Dengan pihak yang sekarang ini memegang Sertifikat HGB dan HP. Kalau ada penanda Tanganan Akte Jual Beli maka saya pastikan itu adalah palsu. Mengingat saya selaku Ahli Waris yang sah dari Drs.H.A.Rachman Saleh(Alm) tidak pernah menjual dengan siapapun, Tanah yang berada di Daerah Rawa Terate Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Karena jelas berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok Ageraria dan PP nomor 40 tahun 1996 tentang HGU, HGB dan Hak Pakai Atas Tanah. Pengubahan Hak Milik(HM) harus melalui Akte Jual Beli(AJB). Maka Timbul lah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan(BPHTB). Karena Jelas Tanah Milik Orang tua saya seluas 13,6 Ha. Dengan Nilai Jual Objek Pajak(NJOP) pada Tahun 2014, Rp.12.5000.000/M2 Total Keseluruhan Nilai Jual Kurang lebih Rp.1.690.000.000.000 Artinya Pajak Bea Prolehan Hak atas Tanah dan Bangunan(BPHTB)sebesar 5% , yang harus di bayarkan kepada Negara sebesar Rp.84.000.000.000 tidak pernah dibayarkan ke Negara.

Oleh karena itulah pada Tanggal 16 Januari 2024. Saya telah Melaporkan Secara Resmi hal tersebut Ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Mengenai Dugaan Penggelapan pajak, Penyalah Gunaan Wewenang dan Kolusi. Dan saya berharap, Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)Segera dapat menindak lanjuti laporan saya, dan menangkap para pengemplang pajak dan Mafia Tanah pungkasnya.
18/01/2024(TIM)

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru