Gedung Sekolah SMAN 1 Cibeber Sangat Memprihatinkan

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Gedung Sekolah SMAN 1 Cibeber Sangat Memprihatinkan

Cianjur patrolinews86.com, – Kondisi gedung di SMAN 1 Cibeber Kabupaten Cianjur sungguh memprihatinkan.
Fatsalnya, Sekolah yang berada di Jl Desa Mayak dan berstatus sebagai sekolah Favorit berjumlah Kurang lebih 1.200 Siswa itu ternyata jauh dari kata layak untuk kualitas bangunannya.

Di gedung utama yang difungksikan sebagai kelas terlihat rapuh.
Sebanyak 14 ruangan dinyatakan ambruk dan tidak bisa difungsikan sebagai kelas untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasa, karena khawatir siswa tertimpa atap bangunan yang sudah termakan usia dan ancur akibat labilnya tanah didaerah tersebut.

“Yang difungsikan sisa di lantai I dan lantai II,” bagian depan dan ada beberapa ruangan belakang itu masih dipakai (KBM) walaupun Kusen dan pintu sudah rusak dimakan rayap.”Ungkap Plt Kepala SMAN 1 Cibeber Melalui Luki. Selasa (12/12)2023)

Terlihat gedung pembelajaran mengalami retak di sejumlah bagian dan lantaipun belah akibat dampak getaran gempa taun lalu.”lanjut Luki

Ia mengungkapkan, bahwa pihak SMAN 1 Cibeber sudah mengajukan revitalisasi atau pembangunan gedung baru melalui Program DAK, “Jangankan tim ahli yang memeriksa kelayakan gedung, Realisasi dari Kemendikbud atau pemerintahan pun tidak ada dan tak kunjung datang. memang sudah tidak layak pakai. Jadi kita ajukan untuk pembangunan. Desainnya sudah ada, dan sudah rampung diajukan,” lanjutnya.

Hanya saja menurutnya hingga saat ini belum ada realisasi dan pihak Pemerintah
Bangunan SMAN 1 Cibeber dianggap berbahaya karena sudah tua dan sering bergoyang. Siswa Smancib diminta waspada.”Tegas Luki

Kami pihak sekolah maupun komite berharap dan menekankan bahwa betapa pentingnya keselamatan para siswa yang belajar di sekolah. Apalagi jika terjadi bencana alam yang tidak diduga-duga, bangunan ini diyakini langsung roboh.

“Jadi saya kasih masukan bagaimana untuk dicarikan tempat untuk anak-anak belajar yang layak, karena kita tidak pernah tahu kapan datangnya gempa. Kalau gempa sedikit saja, bisa terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan,”Imbuhnya

Dari hasil penjelasan yang diterima oleh awak media, dari keseluruhan bangunan sekolah yang sudah berusia lebih dari empat puluh tahun tersebut, kurang lebih hanya 30 persen bangunan yang masih bisa digunakan.

Selebihnya dianggap rawan karena tidak pernah direnovasi.

Kami selaku pihak sekolah maupun komite meminta perhatian lebih dari pemerintah provinsi, terutama Dinas Pendidikan kabupaten cianjur terkait masalah ini.”Pungkasnya.

 

Liputan (Deden Sudiana)

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB