PKUB Kabupaten Klaten Jadi Obyek Studi Tiru FKUB di Indonesia.

Kamis, 7 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PKUB Kabupaten Klaten Jadi Obyek Studi Tiru FKUB di Indonesia.

 

KLATEN – Patrolinews86.com.
Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya mengatakan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Desa memiliki peran penting dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama di masyarakat secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan saat menerima rombongan Studi Tiru FKUB Kabupaten Bungo Propinsi Jambi di aula Al-Ikhlas komplek Kantor Kemenag Kabupaten Klaten, Kamis (07/12/2023).

Hadir langsung untuk menyambut tamu – tamu penting dari Kabupaten Bungo Provinsi Jambi kesempatan itu Forkompinda Kabupaten Klaten beserta jajarannya, FKUB Kabupaten Klaten dan sejumlah tokoh lintas agama di Kabupaten Klaten.

Dalam sambutannya, Yoga menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus ucapan selamat datang kepada rombongan dari FKUB Provinsi Jambi yang berkenan mengunjungi Kota Bersinar Klaten.

“FKUB selalu berperan penting dalam menjaga dan mewujudkan Kabupaten Klaten sebagai kabupaten teraman dengan menciptakan situasi kerukunan beragama secara berkelanjutan” katanya.

Menurutnya, keberadaan FKUB dapat membuat masyarakat Klaten hidup damai berdampingan. Sedangkan keberadaan PKUB Desa/Kelurahan saat ini telah menjadi obyek untuk Studi tiru dari berbagai daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi se Indonesia.

“Tentunya tanpa melihat perbedaan latar belakang, baik itu suku atau agama agar hubungan kedua daerah Bungo dan Klaten dapat senantiasa terjalin dengan baik sehingga, dapat memberi manfaat secara luas dan dalam jangka waktu yang panjang.” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Aprianto S.Pd pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah Kabupaten Klaten yang berkenan menerima kunjungan studi tiru dari FKUB Kabupaten Bungo Provinsi Jambi.

“Besar harapan kami melalui forum ini bisa dijadikan wadah dalam bertukar ilmu dan pengetahuan terutama yang berkenaan dengan toleransi antar umat beragama dan ikhtiar merawat kerukunan antar umat beragama” katanya.

Dikatakan bahwa kunjungan kerja (kunker) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bungo Provinsi Jambi di Klaten Kamis (07/12/2023) ini dimaksudkan untuk mengetahui lebih lanjut terkait pembentukan PKUB tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan yang ada di Klaten.

“Selain bersilaturahmi, kedatangan rombongan FKUB Bungo juga untuk mengetahui sekaligus menyerap berbagi informasi terkait harmonisasi kerukunan hidup umat beragama di KabupatenKlaten, sehingga nantinya dapat diimplementasikan di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi” pungkasnya.

Ketua rombongan FKUB Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Sahyono yang membawa serta pengurus FKUB berjumlah 17 orang menjelaskan, keberagaman suku, budaya, ras dan agama yang ada di Bungo menjadikannya sebagai kota majemuk yang mewakili Indonesia. Di mana setiap masyarakat yang tinggal di Bungo hidup dalam harmonisasi dan rasa toleransi yang tinggi meski di tengah-tengah perbedaan.

H.Sahyono selaku ketua FKUB Kabupaten Bungo memaparkan secara singkat tentang Bungo yang memiliki keberagaman budaya lokal yang berbeda perlunya belajar untuk memahami bagaimana merawat kerukunan di masyarakat.

“Apresiasi yang tinggi kepada FKUB Klaten yang telah berhasil membentuk PKUB tingkat kecamatan dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Klaten. Bahwa untuk menjaga kondusifitas dan kerukunan hidup di masyarakat peran-peran tokoh lintas agama menjadi sangat penting ” katanya. Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH. Syamsuddin Asyrofi menyambut baik studi tiru dari FKUB Kabupaten Bungo Jambi ini di Kabupaten Klaten. “Kondisi Klaten yang heterogen tersebut kemudian melahirkan PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan sebagai ikhtiar untuk merawat kerukunan di masyarakat “ungkapnya. Oleh karena itu kata Syamsuddin PKUB Desa/Kelurahan di Klaten dapat menjadi contoh dan masukan yang baik bagi Kabupaten Bungo untuk mengaplikasikannya di daerah. “Tentu saja perlu disesuaikan menurut situasi dan kondisi yang ada,” pungkasnya. ( Budiharjo/Moch.Isnaeni )

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru