Bukan Hanya PT Geosindo Yang Akan Menempuh Jalur Hukum, SIGAB jabar Akan Laporkan Pihak Yang Merugikan Negara Terkait Tapal Batas

Selasa, 26 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan Hanya PT Geosindo Yang Akan Menempuh Jalur Hukum, SIGAB jabar Akan Laporkan Pihak Yang Merugikan Negara Terkait Tapal Batas

Kuningan, Patrolinews86.com 25-09-2023 05:41 Wib

Ketika media ini mengkonfirmasi (25/09) salah seorang pengurus Apdesi kuningan bernama Umar di kediamannya terkait persoalan uang tapal batas yang di mintai secara ilegal tanpa perintah dari perusahaan geosindo dan bahwasanya di akui secara jelas oleh yang bersangkutan.

Karena dianggap mengetahui terkait apa yang di persoalkan maka media ini meminta ketemu Sukendar. SH selaku aktivis yang tergabung di dalam lembaga advokasi sosial dan kemanusiaan bernama Sigab.

Dalam keterangan ke media ini bahwasanya memang benar saya sudah mengetahui akan hal tersebut namun memang saya sedikit terkejut bukan hanya desa cimara dan desa sukarapih yang belum menyelesaikan administrasi terkait tapal batas namun ada oknum pengurus Apdesi kuningan atas nama Umar dan dikatakan ada satu lagi yang menurut informasi ke saya dari Rheza wahyu anjaya direktur geosindo bernama Agus dan memang sangat jelas dan tegas bahwa yang bersangkutan direktur geosindo akan menempuh jalur hukum jika tidak bisa menyetorkan uang senilai 60 juta yang berasal dari desa yang uangnya di pungut sama mereka. Ungkapnya

Jika disoroti dari sisi hukum memang patut diduga bahwa sudah terjadi adanya perbuatan melawan hukum dan adanya penyalahgunaan anggaran negara yang memang sudah anggarkan dari APBDes 2021 untuk pembayaran administrasi tapal batas desa.

Rasanya kita sudah sama-sama paham bahwa bukan hanya diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum namun diduga telah merugikan uang negara dalam gelaran project tapal batas di kab. Kuningan tahun 2021.

Saat ini saya masih monitor dan terkait dugaan kerugian uang negara yang dalam hal pastinya dalam hal ini akan segera dilaporkan secara resmi oleh lembaga kami.Karena dasar hukumnya pun pasti sudah sangat hapal dan paham Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan dicabut sebagian oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.Pungkasnya. (BIE)

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru