Sebanyak 59 Pejabat Eselon III dan IV Di Lantik Wali Kota : “Selamat Bekerja”
CIREBON, Patrolinews86.com – Sebanyak 59 pejabat terdiri dari pejabat administrator (eselon III) sebanyak 21 orang dan pengawas (eselon IV) sebanyak 38 orang, di lingkungan Pemda Kota Cirebon dilantik pada jabatan barunya, Kamis (4/5/2023), di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon.
Proses pengucapan sumpah jabatan dipimpin langsung Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. Agus Mulyadi, M.Si beserta sejumlah kepala perangkat daerah, asisten daerah, beserta staf ahli wali kota.
Dalam kesempatan kali ini, Azis mengajak kepada 21 pejabat eselon III dan 38 pejabat eselon IV yang dilantik untuk bersyukur atas jabatan barunya. Salah satu cara bersyukur itu ialah dengan menunjukkan kinerja terbaiknya.
“Syukurilah atas karunia Allah ini dengan cara memberikan prestasi terbaik, kinerja yang maksimal, serta yang terbaik untuk bangsa dan negara khususnya Kota Cirebon. Selamat bekerja,” ujar Azis.
Menurut Azis, menjadi seorang aparatur sipil negara (ASN) memiliki konsekuensi untuk siap ditugaskan dalam jabatan apapun. Sehingga bagi yang belum berkesempatan promosi jabatan, harus tetap memberikan yang terbaik dalam pelayanan terhadap masyarakat.
“ASN harus siap ditugaskan di mana saja. Jangan berputus asa dan teruslah memberikan pengabdian yang sebaik-baiknya,” ujarnya.
Selain itu, Azis juga berterimakasih dan mengapresiasi atas kerja-kerja dari Tim Penilai Kinerja ASN yang telah memberikan pertimbangan dalam penyusunan komposisi rotasi dan promosi jabatan ini.
“Saya berterimakasih kepada Pak Sekda, Ibu Kepala BKPSDM dan Tim Penilai Kinerja yang selama ini memberikan informasi-informasi kepada saya,” tuturnya.
Kendati mendapatkan masukan maupun pertimbangan dari tim tersebut, Azis menegaskan, pada akhirnya keputusan mengenai komposisi perpindahan pejabat berada di kewenangannya sebagai pejabat pembina kepegawaian.
“Yang memutuskan saya dan saya yang bertanggungjawab,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Dra. Sri Lakshmi Stanyawati, M.Si., mengatakan, rotasi dan promosi yang dilakukan Wali Kota salah satunya mempertimbangkan adanya kekosongan pejabat pada jabatan tertentu.
“Pengisian pejabat baru diperlukan pada beberapa jabatan yang kosong. Karena ada beberapa pejabat tersangkut masalah hukum. Tuturnya
( Dedi )














