Haul dan Maulid, Antara Kematian dan Kelahiran.

Selasa, 11 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Brebes, Patrolinews86, Com.
Haul dan maulid merupakan suatu tradisi umat Islam, yang sangat dinanti untuk diperingati. Namun keduanya memiliki perbedaan, haul peringatan atas wafatnya kyai, wali, sunan dan syekh. Sedangkan maulid lebih khusus yakni peringatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Demikian tausiah KH Gus Hudallah Abdul Karim pada Haul Syekh Junaedi Al Baghdadi ke 278, yang dikemas bersamaan Safari Maulid Nabi, di Kompleks Makam Syekh Junaedi, Senin (10/10) malam.

“Meski berbeda, esensinya sama, mengingatkan, mendoakan serta meneladani sifat dan sikap yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Kata Gus Huda, kekasih Allah seperti syekh atau waliyullah adalah orang yang berjuang di jalan kebenaran dan menegakan agama, ketika dipanggil Allah jangan dianggap betul betul mati, memang secara lahiriah telah meninggal. Namun sebenarnya mereka masih hidup di sisi Allah.

“Faktanya makam waliyullah banyak yang mengunjungi, banyak yang berziarah dan biasanya banyak warung makan, toko dan pedagang lainnya, mereka mengais rezeki dari keramaian makam, secara tidak langsung menghidupi orang di sekelilingnya,” jelasnya.

Lanjut Gus Huda yang juga pengasuh Pengasuh Ponpes Al Bukhori Desa Sengon Kecamatan Tanjung, haul ini bersamaan dengan rangkaian safari maulid putaran ke-15. Dia berharap semakin banyak orang yang mengikuti acara ini, semakin banyak pula doa dan shalawat nabi dilantunkan untuk keberkahan dan keselamatan umat.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH mengatakan, momentum peringatan haul sekaligus Maulid Nabi, diharapkan bukan sekedar peringatan dan mengenang jasa beliau rasulullah ataupun kiprah Syekh Junaedi saja. Terlebih Syekh Junaedi merupakan salah satu ulama penyebar Islam tersohor di wilayah Kabupaten Brebes, khususnya di wilayah pesisir.

“Di momen ini kita dapat merefleksikan rasa cinta dengan meneladani sifat-sifat beliau, sehingga dapat menjadi umat yang lebih baik,” ucapnya.

Narjo berharap, keberadaan pengajian seperti dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt, serta menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW serta waliyullah.

Kepala Desa Randusanga Wetan H Swi Agung Kabiantara mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah atas kehadirannya pada acara haul dan maulid, dia juga merasa senang dan bangga dengan banyaknya jamaah, menandakan bahwa masih kuatnya ketakwaan dan keimanan masyarakat.

“Dengan bersama-sama membaca maulid berzanji seraya berdoa, saya berharap masyarakat senantiasa dijauhkan dari musibah, termasuk banjir rob yang sering terjadi di wilayah Randusanga Wetan dan sekitarnya,” ucapnya.

Turut hadir pada acara tersebut, anggota DPRD Brebes, camat berserta OPD Brebes serta warga Randusanga Wetan dan sekitarnya.

(Susi)

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru