Proyek Bernilai Hampir 1’5 Miliar Tidak Jelas Ada Dimana RMK-nya, Pengguna Jasa Dan Penyedia Jasa Bungkam.

Sabtu, 24 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Proyek Bernilai Hampir 1’5 Miliar Tidak Jelas Ada Dimana RMK-nya, Pengguna Jasa Dan Penyedia Jasa Bungkam.

Kab. Cirebon, patrolinews86.com  – Paket pekerjaan (proyek) Peningkatan Jalan Pamengkang-Perum Kalijaga Permai yang bernilai Rp.1.456.771.000,- dan dikerjakan oleh CV PRIEMMA MANUNGGAL ASRI yang dalam papan informasi pekerjaan tidak dijelaskan alamatnya sebagai penyedia jasa. proyek yang mulai digelar pada 9 Oktober 2022 hingga saat ini masih terkesan belum selesai, perhitungan dan penentuan spesifikasi pekerjaan pun terlihat kurang profesional. hal itu di buktikan saat wartawan media ini lewat proyek tersebut hampir setiap hari, pembuatan bekisting dadakan di tukang las setempat membuat dugaan kalau perusahaan penyedia jasa (pemborong) tadi tidak siap menggelar pekerjaan.
Perbedaan ukuran lantai kerja dan cor rigid juga terlihat, belum lagi persoalan cor penghubung pelataran rumah warga pinggir jalan dengan jalan tadi yang lebih tinggi dari pelataran. membuat pertanyaan, apakah saat hujan nanti air tidak masuk kepelataran warga. karena saluran air yang ada, tidak akan maksimal menampung air hujan. dan masih banyak lagi persoalan-persoalan yang tidak bisa disebutkan disini semuanya, hal-hal tadi baru akan terlihat seperti apa sebenar pekerjaan tersebut digelar hanya ada dalam Rencana Mutu Kontrak (RMK) yang dibuat dan diajukan oleh penyedia jasa ke pengguna jasa bisa diperlihatkan kepada publik wajib pajak. karena syarat mutlak pekerjaan miliaran rupiah haruslah berpatokan pada RMK sebelum melahirkan Rencana Anggaran Belanja (RAB), namun hingga kini pihak Dinas tidak pernah terbuka dalam hal informasi dimana keberadaan RMK tersebut berada.

Screenshot 20220924 175801 1
Sekedar untuk diketahui, dalam rangka usaha menjaga dan meningkatkan kualitas pekerjaan. maka diperlukan suatu panduan pengendalian mutu, proses serta persyaratan-persyaratan yang harus dilaksanakan dalam pelaksanaan pekerjaan, yaitu berupa Rencana Mutu Kontrak (RMK). rencana mutu kontrak adalah suatu pedoman jaminan mutu dalam pelaksanaan pekerjaan, agar produk akhir pekerjaan sesuai dengan syarat teknis yang tercantum dalam kontrak. Rencana Mutu Kontrak (RMK) ini digunakan untuk memonitor dan menilai pelaksanaan/penerapan spesifikasi teknik yang melekat pada kontrak kerja konstruksi antara :[ isi : nama pengguna instansi dan nama penyedia jasa]. Rencana Mutu Kontrak (RMK) dimaksudkan untuk menerapkan lingkup prosedur jaminan mutu pelaksanaan kontrak pekerjaan dan dijadikan sebagai acuan untuk menguraikan secara rinci, lengkap dan jelas tentang tata cara melaksanakan pekerjaan secara benar sesuai dengan tahapan kegiatan yang disyaratkan dalam dokumen pelaksanaan (dokumen kontrak).

Screenshot 20220924 175749 1

Sedangkan tujuannya adalah sebagai alat kontrol/pengendali terhadap mutu suatu pekerjaan, apakah semua item pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi atau kriteria yang berlaku. sehingga apabila terjadi suatu penyimpangan, maka dengan adanya Rencana Mutu Kontrak (RMK) dapat diketahui dari awal dan kesalahan yang lebih fatal dapat dihindari, serta kualitas pekerjaan pun dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan yang diharapkan. hingga berita ini diturunkan, proyek peningkatan jalan pamengkang-perum kalijaga masih belum tertib dan entah kapan selesainya. hingga menyulitkan para pengguna jalan juga masyarakat sekitar pinggir jalan yang terdampak proyek tersebut, yang notabenenya terselenggara dari pajak yang dibayar oleh masyarakat wajib pajak. (Red/ Kusyadi)

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:13 WIB

APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB