Kemendagri Mendorong Penyusunan Dokumen Perencanaan Daerah Berbasis Kinerja

Sabtu, 17 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA patrolinews86.com  –  Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri melaksanakan  Bimbingan Teknis Dalam Rangka Pemenuhan Rasio SDM Perencana Pembangunan Daerah yang dilaksanakan secara Hybrid bertempat di Royal Palm Hotel Jakarta dengan diikuti oleh  Peserta dari daerah di Provinsi Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Pada hari pertama sesi ke tiga, Ronald Andrea Annas selaku Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi hadir dalam membawakan materi terkait perencanaan berorientasi kinerja, (SAKIP)  pada kesempatan tersebut didampingi oleh Anang Indiawan Lastika Puta selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, Ditjen Bina Bangda.

Ronald Andrea Annas membuka materi dengan menjelaskan bahwa telah terjadi perubahan paradigma yaitu dari perencanaan berorientasi kinerja beralih ke perencanaan berbasis kinerja, yang artinya performance based planning dimulai dari hasil yang ingin dicapai (outcome) bukan dari input yang dimiliki.

Dalam pemaparannya, Ronald menyampaikan bahwa penyusunan pohon kinerja akan mengubah paradigma pemerintah daerah dari kerja ke kinerja, dari output/ keluaran ke outcome/hasil.

Selanjutnya, keberhasilan OPD dalam menyerap anggaran saat ini bukan merupakan kebanggan jika tidak selaras dengan hasil yang ditargetkan hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh  Ronald Andrea Annas “tidak boleh ada satu rupiah pun anggaran instansi pemerintah yang tidak memiliki hasil/manfaat bagi masyarakat”.

Berkaitan dengan Penyusunan pohon kinerja harus berdasarkan Performance Base, dimana semua dimulai dari outcome/ hasil apa yang ingin dicapai, lalu output (keluaran) apa yang dapat mendukung tercapainya outcome yang telah ditentukan. Inilah yang menjadi dasar, perlu sedikit melupakan rutinitas program/ kegiatan yang sudah dijalankan, lupakan struktur organisasi yang telah ada, dengan harapan pohon kinerja yang dihasilkan benar-bernar berdasarkan logika (jika-maka) dan inilah yang diharapkan.

Dalam sesi tersebut setidaknya dijelaskan beberapa hal peting diantaranya pentingnya dalam memperjelas/mengklarifikasi tujuan yang ingin dicapai, kemudian pentingnya penentuan pengukuran yang tepat dalam menentukan indikator kinerja, kemudian dijelaskan pula pasca ditetapkannya indikator kinerja perlu dilakukan pengukuran dalam menentukan besaran target yang harus dicapai agar target yang ditentukan menjadi ideal dan sesuai.

Sebagai penutup, Ronald Andrea Annas menjelaskan terdapat hal-hal yang perlu dihindari dalam proses penentuan program diantaranya adalah 1) Tidak menampung program mandatory, 2) Tidak menampung program mandiri, 3) Program bukan merupakan Intervensi Yang diperlukan Untuk mencapai kinerja, 4) Program/ Anggaran sudah ditentukan sebelum menentukan kinerja.

 

ED. (RZ)

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru