Puan: Subsidi Pupuk Petani Bawang Merah Jangan Dicabut.

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Brebes, Patrolinews86, Com.-
Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani mendesak pemerintah agar tidak mencabut subsidi pupuk bagi Petani Bawang Merah. Desakan tersebut disampaikan Puan setelah mendengarkan aspirasi Petani Bawang Merah di Kecamatan Larangan, Brebes, Selasa (5/7).

“Kami mendorong pemerintah agar pencabutan subsidi pupuk, dikecualikan bagi Petani Bawang Merah,” tandas Puan.

Puan turun langsung ke sawah dan ikut menanam Bawang Merah bersama petani dan beristrihat di Gubuk Tani sembari ngobrol hangat dengan para petani. Para Petani pun menyampaikan sejumlah permasalahan yang mereka alami khususnya soal subsidi pupuk dan Sarana Produksi (Saprodi) pertanian yang mahal.

“Harga pupuk mahal, Bu,” sergah Rusmin, salah seorang petani.

Dengan senyum mengembang, Puan berdialog kalau kedatangannya ke Brebes untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi Petani Bawang Merah. Khususnya rencana pencabutan subsidi pupuk ZA dan SP-36 yang hingga kini ditolak petani.

Puan menilai, pencabutan dua jenis pupuk bersubsidi tersebut akan memberatkan petani mengingat harga pupuk non-subsidi sangat mahal. Dikhawatirkan, pencabutan subsidi pupuk ZA dan SP-36 akan memiliki efek domino terhadap produksi dan harga Bawang Merah.

“Kami akan dorong agar rencana pencabutan subsidi pupuk ini ada pengecualian bagi petani bawang merah,” ungkap Puan. Lebih lanjut, Puan meminta anggota DPR dari komisi terkait mengawal harapan petani bawang soal peningkatan infrastruktur pertanian.

Menyangkut persoalan aliran alir ke area sawah, kata Puan, juga harus menjadi prioritas karena Kabupaten Brebes telah memberikan kontribusi sekitar 20 persen produksi nasional atau 60 persen dari produksi Jawa Tengah.

Untuk itu, kata Puan, diperlukan kebijakan yang pro petani agar produktivitas bawang merah di Brebes tidak terkendala. Jika kebijakan mempengaruhi produksi pertanian, dampaknya akan terjadi kenaikan harga bawang.

“Kenaikan harga komoditas bawang merah sebagai dampak pencabutan subsidi itu, bisa memicu adanya inflasi,” tutur Puan. Selain itu, sejumlah keluhan yang disampaikan petani bawang di Kecamatan Larangan, Brebes, juga terkait mahalnya bibit, pestisida, hingga tenaga kerja olah tanah-panen.

Puan mengatakan, DPR akan membahas persoalan ini bersama pemerintah. “Saya akan carikan solusinya. DPR akan menjadi mediator dan menyampaikannya ke pemerintah untuk memastikan harapan bapak dan ibu terfasilitasi,” tegas Puan.

“Meski demikian, kita patut bangga karena Bawang dari Brebes sebagai bawang ter-enak,” pungkasnya.

Dalam kunjungan ke Brebes, Puan menyambangi lahan petani bawang merah di Kecamatan Larangan, mengecek penerima bantuan bedah rumah tidak layak huni di Kecamatan Ketanggungan, sentra produksi Telur Asin di Limbangan, perajin Ketan Pencok di Brebes Selatan dan mie di Kecamatan Bumiayu dan Paguyangan Brebes.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH beserta Ketua Dekranasda Dr Warsidin, Wakil Bupati Narjo SH MH, jajaran Forkopimda, Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Mantan Bupati Brebes H Indra Kusuma beserta isteri, Anggota DPR RI Dapil IX Paramitha Widya Kusuma, Asisten III Sekda Drs Eko Supriyanto, para Kepala OPD, Kades se Kecamatan Larangan, serta tamu undangan lainnya.

(Susi)

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB