Bhabinkamtibmas Dampingi Puskeswan Wonosalam Laksanakan Pengecekan Dan Penyuntikan Vitamin ke Hewan Ternak

Minggu, 5 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Demak, Patrolinews86.com – Polsek Wonosalam melalui bhabinkamtibmas bersama puskeswan wonosalam turun tangan mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Pengecekan dan pendampingan kali ini dilaksanakan bhabinkamtibmas Aipda Tri Endarsto,SH yang menjabat sebagai bhabinkamtibmas desa Botorejo kec. Wonosalam ke peternakan warga yang ada di desa Botorejo. Minggu, (05/06/2022).

Kali ini petugas dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) kec wonosalam guna pencegahan dilaksanakan penyuntikan atau injeksi terhadap hewan ternak masyarakat.

Sartono (37) salah satu petugas dari puskeswan wonosalam menyampaikan injeksi vitamin ini juga bertujuan mencegah terjangkitnya virus atau penyakit mulut dan kuku.

“Injeksi atau penyuntikan vitamin ini tujuanya meningkatkan daya tahan tubuh dari hewan ternak itu sendiri, sehingga dapat mencegah terjangkitnya virus atau penyakit mulut dan kuku”, ujar Sartono.

Bhabinkamtibmas Botorejo Aipda Tri Endarsto SH mengatakan pengawasan dilakukan di seluruh titik sentra hewan ternak mulai dari peternakan, rumah potong hewan hingga di area penjualan.

“Fokus ke seluruhnya, baik di peternak, penyaluranya termasuk pengangkutanya dicek,” kata Tri.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan istansi terkait dalam hal ini dinas peternakan yang diwakili oleh petugas dari Puskeswan wonosalam dalam hal pengawasan lalulintas atau transmisi hewan. Hal itu untuk mencegah terjadinya penularan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak.

“Soal transmisi antar wilayah, kami tentu minta Dinas Pertanian dan Peternakan untuk mengawasi jalur keluar – masuk suplai hewan. “, ujar Tri.

Tri menyebut, meski secara teori belum ada risiko penularan terhadap manusia. Namun ia tetap meminta wabah penyakit ini tetap diantisipasi. Apalagi, beberapa bulan ke depan akan ada momentum Idul Adha yang memang tingkat konsumsi daging ternak juga akan meningkat.

“Meskipun secara teori dia tidak menular ke manusia, tapi kan kalau kita makan mungkin saja ada pengaruh yang kita juga enggak tahu. Jadi tentunya kita juga sangat berhati-hati dan waspada,” ucapnya.

Hingga kini berdasarkan informasi dari petugas Puskeswan memastikan belum ada laporan penularan wabah PMK di wilayah kec. Wonosalam Kab Demak. Namun demikian, ia tetap meminta masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan hewan ternak yang terserang penyakit tersebut.

“Kami harapkan masyarakat segera melaporkan. Kalau ada yang mengetahui ternaknya mengalami ciri2 seperti suhu tinggi(dipegang pangkal telinga), mulut berlendir, hidung melepuh, lidah menjulur, nafsu makan berkurang, kaki pincang, luka pada kaki yang berbatasan dengan kuku/luka pada celah kuku/kuku bisa lepas, dan nafas cepat. Klo ada jangan dikonsumsi ya intinya. Kita awasi penyebarannya supaya enggak masuk sampai ke wilayah Wonosalam,” imbuh Tri.

“Kepada masyarakat maupun peternak harap selalu waspada dan tidak lupa menyemprot disenfektan pada kandang dan seputaran ternak, hal itu dilaksanakan guna mengantisipasi apabila ada virus yang berada di seputar ternak, mengingat saat ini wilayah kab. Demak sudah ditemukan kasut PMK ini”,pungkas Tri.
( Jatmiko )

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru