Kuningan patrolinews86.com – Adanya pekerjaan Pipanisasi di di Desa Sukarapih Kec Cibeureum Kabupaten Kuningan yang menggunakan anggaran APBN tahun 2022 sebesar Rp.7.7 Miliar lebih dalam kegiatannya dilapangan jadi bahan Pergunjingan bahkan sempat dihentikan oeh LSM Laskar karena diduga pekerjaan yang sudah berjalan itu belum ada koordinasi kepada muspika atau yang punya wilayah sempat ditempat tersebut sekingga dikeluhka pihak camat dan desa seperti yang pernah diberitakan Patrolinews86.

Menurut pengakuan Yogi sebagai pelaksana dari bandung bahwa hal itu tidak lah benar, karena sebelum kehiatan ini di mulai kita sudah mengadakan rapat sengan semua muspika dan ada suray notulennya jadi kalau ada yang mengatakan itu tidak ada komunikasinya itu salah besar dan hanya mis komunikasi saja. Atau mungkin para pucuk pimpinan itu tambat menerima inpormasi dari jajarannya sehingga menjadi mis kominikasi.
Ketika ditanya masalah kegiatan Yogi juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan sesuai dengan prosesur dan gambar yang ada seperti kedalaman galian pipa 6 ins 120 cm dengan panjang 800 meter dan yang 4 ins galian kedalaman 80cm dengan panjang 3200 meter.
Insya aloh kita melaksanakan kegiatan sesuai prosedur dan tidak menyimpang.Yogi juga memohon maaf jika ada masyarakat yang terganggu oleh adanya galian ini baik disaat sedang menggali tanah di depan rumah atau di depan jalan trotoar yang bisa mengganggu kenyamanan pengguna jalan ataupun mengganggu buat yang lainnya, tetapi bagaia manapun ini kegiatan yang harus dilaksanakan .
Untuk itu semoga kegiatannya cepat selesai dan manfaatnya bisa cepat dirasakan oleh masyarakat.”ungkapnya saat bertemu patroli tadi sore dilokasi kegiatan.// dhian st
Views: 58