Kobarkan Semangat di Masa Pandemi Covid-19, Korem 071/Wijayakusuma Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2022

Jumat, 20 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas, Patrolinews86.com – Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2022 tidak hanya sebagai tonggak sejarah membangkitkan semangat perjuangan dimasa lalu bangsa Indonesia, namun upacara Hari Kebangkitan Nasional saat ini, sebagai tonggak bangkitnya bangsa Indonesia dari keterpurukan akibat adanya pandemi Covid-19 yang dua tahun lebih menghantui masyarakat bangsa Indonesia.

Semangat hari Kebangkitan Nasional “Ayo Bangkit Bersama” sesuai apa yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G.Plate sebagai tema peringatan hari kebangkitan Nasional yang ke-114 bentuk seruan agar bangsa Indonesia bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19.IMG 20220520 WA0028

Hal tersebut disampaikannya pada amanat tertulis Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-114 Korem 071/Wijayakusuma oleh Inspektur Upacara Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol.

Dikatakan, upacara hari Kebangkitan Nasional tersebut, hendaknya tidak hanya dimaknai seremonial saja guna memahami esensi sejarah kebangkitan nasional, namun bisa ditelaah sisi historis dibalik peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

“Hari Kebangkitan Nasional, ditetapkan Presiden Soekarno pada tanggal 20 Mei 1948 hari lahir perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia, karena dimasa itu terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi ditengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin berkuasa kembali”, terangnya.

“Semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo, diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa”, himbau Menkominfo.

Dijelaskan, Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Didirikan oleh DR.Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA pada tahun 1908. Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan.

“Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam konggres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan dibidang pendidikan, pengajaran dan kebudayaan”, ungkapnya.

Terkait hari Kebangkitan Nasional ditengah pandemi Covid-19, Menkominfo mengatakan, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini ditengah krisis pandemi Covid-19 dan konflik Ukraina-Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil. “Kita patut memaknai Kebangkitan Nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa”, tegasnya.

Menkominfo berharap, ditengah momentum penanganan nasional covid-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya dapat memaknai semangat pantang menyerah DR.Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi Covid-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. “Dari Indonesia, Dunia pulih bersama. Ayo bangkit lebih kuat”, pintanya.

Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-114 Tahun 2022 Korem 071/Wijayakusuma diikuti segenap prajurit dan PNS baik Makorem 071/Wijayakusuma maupun Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

(Penrem/Susi)

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru