Ciamis patrolinews86.com – Pencurian Matrial di proyek Renovasi dan pengembangan Pondok pesantren Al Hikmah Dusun Calingcing Desa Girilaya Kec.Panawangan Kabupaten Ciamis sudah menemukan titik terang setelah diadakan oleh tempat kejadian perkara (olah TKP) oleh pimpinan pondok pesantren dengan Jajaran Polsek Panawangan selama 2 hari.
Dari adanya dugaan pencurian tersebut beberapa matrial hilang diantaranya, Besi beton berbagai ukuran termasuk besi yang sudah di rangkai dan juga satu buah alat pengangkut barang sorong atau ARCO pun di bawa maling hingga alat alat matrial dan pekakasnya untuk kegiatan renopasi hilang dari tempat kegiatan pekerjaan diperkirakan mencapai hampir 20 juta lebih.
Seperti dikatakan benerapa anggota polsek panawangan Kec.Panawangan Kab.Ciamis.beserta para pengurus pondok mengungkapkan dalam olah TKP semua berjalan lancar dan telah menemukan titik terang bahkan dalam waktu dekat akan mengembangkan kasus ini hingga para pelaku bisa ditemukan agar bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Ciri ciri pelaku memang sudah mengarah tetapi lihat aja nanti dan biarkan proses berjalan dulu agar semua jelas siapa pelaku dan aktor dibalik pencurian matrial ini.”ungkap beberapa anggota dilapangan.
Sementara menurut Ustad Irfan pimpinan pondok pesantren dirinya mengucapkan banyak terimakasih pada jajaran Polsek Panawangan yang telah sigap dalam menerima laporkan kejadian di masyarakat hinga sampai olah TKP semala dua hari mulai dari hari Kamis dan jum’at dan laporan resmi ditandatangani tadi jam 11: 00 Wib.
Dirinya pun mengakui akan tetap meneruskan laporan ini hingga ke ranah hukum dan mengakui telah melaporkan secara Formal kejadian tersebut ke polsek Panawangan agar pelaku bisa mempertanggung jawabkan atas semua perbuatannya karena dirinya merasa di rugikan dengan kehilangan barang – barang tersebut.
Dirinya pun merasa geram dengan tingkah laku orang tersebut yang diduga pelakunya orang dekat dengan dia tetapi kelakuannya begitu tega terhadap kita, hal itu diketahui setelah diadakan olah TKP tertuju kepada seseorang yang dikenal dekat tetapi kelakuannya begitu tega terhadap kita.’aku Ustad Irfan.
Masih kata dia, yang kebetulan juga dirinya dikenal selain sebagai pimpinan pesantren juga dikenal sebagai ketua KBNU Kec Panawangan plus menjabat Sekjen LPBHNU di Kabupaten Ciamis di PCNU Kab.Ciamis, setelah ada titik terang kita pasrahkan kepada pihak APH pengungkapannya biarkan dia yang menindak lanjuti masalah ini agar semua terang benderang siapa pelakunya yang sebenarnya.//irf/omn
Views: 60