Dikatakan oleh Kapolsek Patebon, saat olah TKP juga diketahui kalau CDR CCTV juga ikut dibawa pelaku agar aksi mereka tidak terdeteksi.
“Meski demikian kami tetap melakukan penyelidikan dan mencari jejak yang ditinggalkan pelaku. Kami juga sudah meminta keterangan para saksi,” imbuhnya.
Miyardi juga meminta pengelola toko untuk menambah sistem pengamanan misalnya dengan memasang alarm.
“Kalau ada alarm, minimal akan membuat pelaku panik saat melakukan kejahatan, jika mendengar suara alarm,” katanya.
Sementara itu, penjaga minimarket, M Afana mengatakan, dirinya mengetahui tempatnya bekerja dibobol maling saat dirinya masuk toko.
Dijelaskan, sekitar pukul 05.45 WIB, ia membuka pintu mini market. Namun dirinya kaget saat melihat kondisi toko sudah berantakan. Rak tempat rokok dan minuman berserakan.
“Saya melihat berangkas sudah dibobol dan uang Rp 60 juta raib. Sejumlah minuman seperti susu kaleng dan minuman bermerek lainnya juga hilang. Total kerugian mencapai Rp 70 juta lebih,” pungkasnya. (HMS/Susi)
Halaman : 1 2
























