“Teruslah menghafal dan mendalami ilmu al-qur’an, karena menghafal dan mentahsin al-qur’an bukanlah titik akhir dari sebuah perjuangan, namun menjadi awal semua untuk menjadi umat terbaik yang kedepannya bisa memberikan manfaat kepada yang lainnya. Semoga anak-anakku para pecinta qur’an ini kelak menjadi praktisi bangsa dan dapat mengaktualisasikan nilai-nilai al-qur’an dalam kehidupannya,” ungkap Bupati.
Sambung Acep, bahwa penyelenggaraan pembinaan dan bimbingan al-qur’an terhadap peserta didik saat ini sangat diperlukan mulai dari tingkat usia dini hingga ke jenjang yang lebih tinggi, selain sebagai sarana syiar islam, Dan juga merupakan sarana pembinaan mental spiritual bagi para peserta didik untuk membentengi diri dalam membentengi kehidupan di zaman modernisasi seperti ini,”paparnya.
“Kegiatan ini bukanlah sekedar seremonial, tapi bagaimana anak-anakku dapat termotivasi dan bersemangat untuk menghafal dan dekat dengan al-qur’an, dan seterusnya bagaimana upaya-upaya untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, “pungkasnya.
(Deden Sudiana)
Halaman : 1 2
























