Kota Cirebon, Patrolinews’86.com – Dalam rangka menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas, Sesuai dengan SKB 4 Menteri, para Sekolah sekolah harus mentaati peraturan tersebut dalam sistem belajar mengajarnya dan juga mlerhatikan Prokes, guna mencegah atau menghindari penularan virus yang sangat menakutkan ini.
Salah satunya yaitu, Sdn Kedung Krisik Kecamatan Harjamukti yang telah melaksanakan dan menerapkan himbauan tersebut, demi keselamatan anak .muridnya ketika proses belajar mengajar berjalan.
ISNEN yang akrab dengan panggilan Bang IWO tersebut, beliau adalah sebagai Ketua Komite sdn tersebut, ketika. Ditemui .awak media dikediamanya, ( 19/02/2022 ) beliau mengatakan, bahwa sebagai ketua komite saya akan selalu ” SIAP ” Terus membantu pihak sekolah untuk lebih meningkatan mutu serta kwalitas Pendidikan, Dan juga Kepentingan kepentingan sekolah yang lain, Karena beliau pun sangat merasa prihatin dengan situasi saat ini, yaitu. akibat dari masa situasi pandemi yang berkepanjangan ini, sehingga sangat berdampak sekali kepada pembelajaran Anak anak, karena dengan sistem belajar Darring atau Pembelajaran Jarak jauh ini tidak bisa maksimal dalam belajar, karena dengan berbagai faktor tentunya, Ujarnya,
IWO juga menambahkan, bahwa betul di sekolah nya itu menjual buku buku LKS, Namun itu. semua atas keinginan para orangtua murid dan hasil kesepakatan rapat orangtua bersama Komite serta perwakilan Rumpun. rumpun yang sudah dibentuk oleh mereka sendiri, dan tidak ada paksaan bagi yg tidak berminat, Serta ada juga notulen atau berita acaranya hasil kesepakatan rapat tersebut, sehingga ini bisa menjadi payung hukumnya, Sementara pihak sekolah pun tidak ikut campur dalam hal ini, Knapa alasan saya beserta para. Orangtua mengambil langkah ini, karena ini semua sangat diperlukan sekali guna menunjang pembelajaran Anak anak kita, agar dapat lebih giat lagi dalam belajar, serta untuk dapat meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan, dan juga memicu semangat belajar anak anak kita agar lebih giat lagi dalam belajar yang selama ini. Anak anak. tertinggal dalam mata pelajaran, tegasnya. ( Agustian / Gentong )
























