Kapolres juga menghimbau kepada para pemilik kapal yang posisinya masih berdekatan dengan lokasi kapal-kapal yang terbakar agar segera menggeser menjauhkan posisi kapalnya, untuk mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan.
Kemudian dari hasil pendataan hingga siang ini jumlah kapal yang menjadi korban kebakaran sebanyak 16 unit kapal nelayan. Dengan rincian untuk nama-nama pemilik kapal dan nama kapal yang terbakar sebagai berikut :
a. Milik H.Tambari 2 kapal
1. KM. Dadi Along I (Gilnet)
2. KM. Puji Syukur Jalitong (Cantrang)
b. Milik Katijan Andriana (Sumber Laut) 2 Kapal:
1.KM. Cakra Utama GT.97 (Pursin) Kapal tidak beroprasi
2.KM. Karya Utama GT.30 (Cumi)
c. Milik Wakhyudin 1 Kapal
– KM. Barokah Jaya 2 (Cantrang)
d. Milik BOB (Elang) 1 kapal
– KM. Nata Amanat
e. Milik Sakana 6 Kapal
1. KM. Bintang Mas Jaya (Pursin)
2. KM. Bintang Anugrah (Pursin)
3. KM. Bintang Mas Cahaya (Cumi)
4. KM. Bintang Mas Mentari (Cumi)
5. KM. Bintang Terang (Cumi)
6. KM. Bintang Jaya Bersinar (Cumi)
f. Milik Sekhun 3 Kapal
(Nama kapal belum diketahui)
g. Milik H. Kodir 1 Kapal
– KM. Kartika 7
.
Sedangkan untuk jumlah kerugian pihak Kepolisian maupun dinas terkait belum dapat menaksirkan karena masih dalam proses pendataan, namun diperkirakan jumlahnya mencapai milyaran rupiah.(Kabiro Brebes Susi)
Halaman : 1 2
























