“Di saat yang lain diam, duduk, berdiri atau menonton saja, IPSM harus siap bekerja dan berlari untuk melayani warga miskin, ODGJ, tanpa batas. Karena, pengabdian sosial adalah jiwanya, tangis rakyat derita kita, tawa rakyat bahagia kita,” pesan Dewi Aryani.
Dewi juga mengingatkan agar anggota IPSM tidak pernah kendor semangatnya. Sebab, telah diberikan Tuhan kesempatan melakukan banyak kebaikan dengan menolong warga tidak mampu hingga yang terguncang jiwanya.
“Tanpa ketulusan dan keikhlasan, pekerjaan kalian tidak akan pernah mendapatkan Ridho-Nya. Jangan berpikir mundur selangkahpun, jiwa pengabdian sosial hanya diberikan kepada orang-orang pilihan seperti kalian,” ujar legislator PDI Perjuangan ini.
Peraih The Best Legislator itu juga berpesan agar IPSM tidak mudah goyah hanya dengan sindiran, hinaan bahkan caci maki. Namun, harus terus melangkah untuk membantu kaum lemah.
“Kalian bersama saya pejuang sosial adalah pejuang kebaikan. Kita menolak untuk menyerah. Baca pesan saya dengan hatimu agar bisa memaknai. Bahkan jika kalian resapi kalian akan membaca dengan menangis. Lembutkan hati, heningkan jiwa,” tandasnya.
Dewi mengatakan jumlah IPSM memang tidak banyak saat ini. Tetapi dirinya yakin jika mereka tangguh, maka akan makin banyak orang terbuka hatinya untuk bersama, saling gotong rotong membantu kaum lemah.
“Kibarkan bendera kemanusian lewat IPSM. Tanpa sadar sekarang posisi IPSM makin di kenal dan di acungi jempol. Karenanya, jangan kecewakan orang-orang yg mendukung kalian dalam bekerja,” pungkasnya. (Susi Kabiro Brebes)
Halaman : 1 2
























