Boyolali, Patrolinews86.com- Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali menyelenggarakan Upacara Peingatan Hari Bela Negara yang Ke – 73 Tahun 2021, Senen(20/12/2021)
Menindaklanjuti Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI Nomor : SEK-UM.04.01-224 tanggal 16 Desember 2021 tentang Pedoman Peringatan Hari Bela Negara dan Peringatan Hari Ibu dirangkaian dengan Apel Pegawai Akhir Tahun 2021 di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) , maka seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kemenkumham untuk mengikuti upacara di kantornya masing-masing tak terkecuali Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali.
Upacara Hari Bela Negara ini dilaksanakan pukul 08.30 WIB bertempat di lapangan utama Rutan Boyolali yang dipimpin oleh Kasubsie Pengelolaan Fathur Rohman J selaku inspektur upacara pada hari ini. Upacara Hari Bela Negara ini diikuti oleh seluruh jajaran petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Boyolali. Selain itu, petugas upacara diisi oleh para WBP yang terpilih sebagai salah satu wujud media menanamkan kedisiplinan dan semangat nasionalisme bagi mereka.
Peringatan Hari Bela Negara ke – 73 ini bertemakan SEMANGAT BELA NEGARAKU, INDONESIA TANGGUH INDONESIA TUMBUH.
Dalam amanatnya, Kasubsie Pengelolaan membacakan pesan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang penggalan pesannya berbunyi “Tugas bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri semata. Namun bela negara merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai warga negara Indonesia, sebagai bagian dari komponen bangsa.”
Melihat penggalan amanat Presiden RI yang dibacakan oleh Kasubsie Pengelolaan mengandung makna bahwa siapapun dan dimanapun kita berada, selama kita warga negara Indonesia, maka kita berkewajiban membela bangsa negara dari segala ancaman tak luput bagi para WBP meskipun mereka dibatasi kebebasannya tetapi harus tetap memiliki jiwa bela negara yang tinggi.
Kegiatan upacara berlangsung dengan baik dan lancar. Seluruh peserta mengikuti dengan khidmat dan antusias serta tetap menjaga protokol kesehatan sebab masa pandemi belum usai.( Slamet/Yahya ).
























