Lanjut Fahri ” Alhamdulilah untuk wilayah Kota Cirebon tidak jadi dilaksanakan unjuk rasa namun dirubah menjadi audensi dengan hasil FSPMI meminta Pemkot mencabut rekomendasi awal yang diberikan ke Gubernur Prov Jabar dan memberikan rekomendasi ulang kenaikan UMK tahun 2022 sebesar 3,2 % “. Ucapnya.
Selanjutnya kata Fahri ” oleh Kadisnaker akan melaporkan aspirasi buruh FSPMI ke Walikota Cirebon pada kesempatan pertama “. Ungkap AKBP M. Fahri Siregar, SH.S.IK.MH.
Hadir dalam kegiatan Plt. Kadisnaker Kota Cirebon Sdri. ELI HARYATI, S.Sos., M.Si., Kabag P3HI Disnaker Kota Cirebon Sdri. PARIANI, S.Sos., Kasi P3HI Disnaker Kota Cirebon Sdr. JAJA SUDJANA., Anggota DPRD Kota Cirebon Fk. PAN Sdr. M. FAHROZI., Kapolres Cirebon Kota AKBP M. FAHRI SIREGAR, S.H., S.I.K., M.H., Kapolsek Utbar KOMPOL LINDON A SIREGAR, S.H., Kasat Intelkam Polres Cirebon Kota AKP SUGIONO. SH., Ketua FSPMI Cirebon Raya Sdr. ASEP FEDDY HARTONO beserta 3 orang perwakilan PUK SP/SB FSPMI Cirebon Raya. Tambah kasi humas Ciko.
Situasi audensi di Ruang Kanigaran Balikota Cirebon Jl. Siliwangi Kec. Kejaksan Kota Cirebon. Berjalan aman dan kondusif dengan menerapkan protokol kesehatan. Tutup IPTU Ngatidja, SH.MH Kasi humas Polres Cirebon Kota
( Dedi )
Halaman : 1 2
























