Langkah selanjutnya adalah pencegahan, yaitu kegiatan reboisasi dari hulu ke hilir dan di hutan-hutan Perhutani yang rusak/gundul, serta penguatan Daerah Aliran Sungai (bendungan, talud, dan tanggul sungai).
Dalam kesempatan itu juga, Idza mengapresiasi terobosan Polairud Brebes, yaitu adanya 2 unit pelampung remote control, yang juga didemonstrasikan saat pengecekan sarpras penanggulangan bencana.

Dandim Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan selaku Dansatgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Kabupaten Brebes menambahkan, latihan gabungan jelang musim penghujan ini untuk memelihara dan mengasah koordinasi, sinergi, dan ketepatan sehingga saat penanggulangan bencana nanti timnya dapat bekerja dengan cepat namun tepat serta pekerjaan mereka menjadi lebih ringan.
Sementara itu Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto mengatakan bahwa dalam kesiapsiagaan penanaggulangan bencana Alam pihak Kepolisian Resor Brebes telah menyiapkan saran dan prasarana. “Tadi juga kita bisa liat baik di satuan Polair maupun sat sabhara sudah kita standby-kan dan nantinya personil akan dilakukan pembagian perayon,” ujarnya.
Nantinya baik dari unsur TNI, Polri, BPBD serta Dinas terkait akan kita koordinasikan bersama Pemkab untuk melakukan standy di masing masing rayon menjadi 3 wilayah yaitu Pantura, Tengah dan juga Selatan agar bila ada kejadian nantinya personil sudah siap dilapanga. (Humas/Susi).


























