BANDUNG -patrolinews86.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mendengar berbagai curhatan para budayawan saat berkunjung ke Kabupaten Bandung, tepatnya di Dome Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung pada Jum’at (10/9) lalu. Mereka mengeluh karena pagelaran seni budaya belum bisa dilakukan pada situasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Satu demi satu para budayawan mengacungkan jarinya untuk mendapat giliran bertanya. Banyak dari mereka bertanya terkait kapan gelaran seni budaya yang masih ditutup. “Begini mas Menteri, saya ingin bertanya, kapan pastinya gelaran seni budaya bisa dibuka. Banyak dari kami yang tergantung dengan seni budaya. Banyak juga yang beralih profesi, mas menteri,” keluh salah satu budayawan kepada Menparekraf Sandiaga Uno.
Bukan hanya satu, banyak dari mereka yang mengeluhkan hal yang sama. Sandi pun merespons keluhan para budayawan. Dia turut prihatin dengan kondisi yang menimpa para budayawan atau pun seniman. “Kita prihatin, khususnya pertunjukan dan kriya di tengah pandemi. Saya mencoba menampung semua curhatan dari para pelaku, ternyata masalah utama itu terkait kegiatannya yang terbatasi diakibatkan COVID,” ujar Sandi usai mendengarkan keluhan.
Sandi mendapatkan informasi, banyak seniman yang terjun ke dunia online untuk mempromosikan produknya. Namun, hal itu tidak bisa menampung semua seniman tertampung oleh dunia online. “Sebagian dalang-dalang itu bisa diakomodir lewat digitalisasi tapi digitalisasi belum mampu menjawab semua itu,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















