Cirebon – Patrolinews86.com – Terjadinya keributan di Keraton Kasepuhan kota Cirebon, peristiwa ini menjadi perhatian khusus dari Santana Kesultanan Cirebon. Mereka telah menyebutkan bahwa Rahardjo Djali adalah penyebab dari keributan ini.
Awal mula terjadinya kericuhan ini adalah pada saat Rahardjo Djali melakukan prosesi pelantikan petinggi Keraton Kasepuhan (versi dirinya sendiri) demikian disampaikan Sekretaris Buhun Santana Kesultanan Cirebon, Raden Hamzaiya, Rabu (25/8/2021).
Sejak awal peristiwa Jumenengan hingga terjadinya pelantikan petinggi Keraton Kasepuhan, pihak Santana Kesultanan Cirebon tidak pernah menerima informasi apapun dari pihak yang bersangkutan, terutama surat resmi yang dikeluarkan oleh pihak Rahardjo Djali. Ungkapnya
Santana Kesultanan Cirebon telah menyikapi bahwa Rahardjo djali bukan kriteria yang tepat untuk dijadikan Sultan Kasepuhan Cirebon.
Oleh karena itu, Santana Kesultanan Cirebon yang merupakan wadah dzuriah atau keturunan Sunan Gunung Jati yang ayah menyatakan tindakan yang dilakukan Rahardjo Djali telah melanggar pepakem serta aturan yang ada pada kesultanan di Cirebon.
Sementara Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan SH.S.Ik.MH dan bersama Dandim 0614 Letkol Inf Herry Indriyanto mengunjungi Keraton Kasepuhan, pasca kerusuhan dua kelompok, Rabu (25/8/2021).

Kapolres menyatakan, situasi pada saat ini telah kondusif dan terkendali Pihaknya juga mendatangi kedua belah pihak di Keraton Kasepuhan.
Pihaknya juga melakukan penjagaan dari personel TNI dan Polri di Keraton Kasepuhan tersebut untuk menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan keraton, serta mencegah terjadinya kericuhan susulan dan jangan terulang lagi.
Kami dari pihak kepolisian akan selalu meluruskan dari sesuatu yang salah. Dan kami akan menegakkan hukum bila ada yang mengarah ke pidana. Akan tetapi sejauh ini belum ada laporan atau pengaduan dari kedua belah pihak.
kata Kapolres, kepada awak media Patrolinews86.com
Sejauh ini, kedua belah pihak juga tidak melaporkan adanya korban akibat kerusuhan yang terjadi tadi siang.
Pantauan dari Patrolinews86.com Keraton Kasepuhan sudah dilakukan sterilisasi, pasca konflik yang terjadi, Rabu (25/8/2021).
Aparat polisi dan TNI gabungan tengah melakukan penjagaan di Keraton Kesepuhan.
Dilaporkan saat ini situasi telah kembali kondusif. Awak media Patrolinews86 di lokasi kejadian, saat ini melihat sejumlah aparat TNI dan Polri yang sedang berjaga -jaga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kedua belah pihak.
( DEDI )


























