KLATEN – Patrolinews86.com -Peran serta dan gotong royong masyarakat dalam membantu penanganan Covid-19 kembali terwujud melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Klaten. Hal ini dibuktikan dengan disalurkannya sejumlah perlengkapan untuk mendukung operasional Satgas Covid-19 Kabupaten Klaten berupa hazmat 1150 unit, sarung latex 14 boks, kasur busa 10 buah, feelbad 5 buah, sembako 2200 paket, dan makanan untuk relawan 1500 dus.
Demikian disampaikan Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani dalam sambutan pada acara ‘Penyerahan Bantuan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Klaten Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19’ Selasa (03/08/2021) di Pendopo Pemkab Klaten.
Hadir dalam acara ini Bupati Jlaten Hj.Sri Mulyani, Sekda, Asisten Pemerintahan, Pengurus BAZNAS Klaten, dan Kepala OPD terkait.
“Bantuan ini sangat bermanfaat dan kami butuhkan. APBD kami cukup tapi kita butuh gotong royong. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama memerangi Virus Corona dan meringankan beban masyarakat Klaten,” terang Bupati.
Bupati dalam kesempatan ini menegaskan, melalui bantuan sembako dari Baznas ini maupun dari lembaga lain diharapkan masyarakat yang terkonfirmasi positif, berkenan untuk dipindah ke fasilitas isolasi terpusat, karena pemerintah hadir memberikan bantuan, sekaligus sebagai upaya untuk memisahkan antara yang sakit dengan yang sehat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Untuk itu Bupati minta sejumlah 595 orang yang sedang menjalani isolasi terpusat diberbagai tempat, diberikan bantuan sembako dari Baznas tersebut.
“Bantuan sembako Baznas agar dibagi melalui kecamatan. Tujuannya positif, biar masyarakat yang saat ini kondisinya tidak mau dibawa ke isolasi terpusat akhirnya tergerak hatinya.

Ternyata pemerintah hadir memberikan bantuan. Sehingga mereka ada semangat untuk melakukan isolasi terpusat. Karena tugas utama kita saat ini adalah membawa orang yang berada diisolasi mandiri ke isolasi terpusat, yaitu dengan cara dipisahkan antara yang sehat dengan yang tidak sehat. Karena kalau yang sehat dengan yang tidak sehat dicampur, ini mata rantai tidak akan bisa terputus,” jelas Bupati.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


























