KOTA CIMAHI – Patrolinews86.Com – Ketua Kwartir Daerah ( Kwarda ) Pramuka Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil meninjau penyuntikan vaksin covid 19 di sentra vaksinasi Technopark kota Cimahi baru – baru ini Jumat ( 16/7/2021 ).
Berdasarkan hasil peninjauan Atalia, pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, dan ratusan warga masyarakat mengantri dengan tertib, serta anggota Pramuka pun turut di libatkan dalam menyukseskan penyuntikan vaksin di sentra vaksinasi yang di gagas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Jabar.
Apresiasi sentra vaksinasi ini saya kira baik, serta masyarakat dapat mengaksesnya , ” kata Atallia “.
Selain di Kota Cimahi BPBD Jabar juga menggelar sentra vaksinasi di Kota Bandung , Kabupaten Karawang , Kabupaten Garut dan Bekasi , seluruh pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan anggota Pramuka melalui program yang di sebut Pengabdian Masyarakat .
Atalia menuturkan lebih lanjut bahwa anggota Pramuka berperan aktif dalam menjaga kondusivitas di sentra vaksinasi , dengan mulai mengatur jalur serta mencegah terjadinya keruman orang banyak hingga dapat memberikan edukasi kepada warga masyarakat , dan kolaborasi ini perlu di jaga semoga bisa berkembang di daerah lain , ” tuturnya “.
Sentra vaksinasi di Kota Cimahi berlangsung selama 56 hari , mulai dari tanggal 14 Juli sampai tanggal 10 September 2021 , setiap harinya panitia mengalokasikan 2000 dosis vaksin , dengan demikian selama 56 hari menghabiskan 112 ribu dosis vaksin untuk di suntikan kepada 56 ribu orang sebanyak dua ( 2 ) kali penyuntikan.
Jangan khawatir bagi warga yang bukan KTP Cimahi juga bisa ikut mendaftar dengan syarat ketentuan usianya 18 tahun sampai usia 49 tahun ,” ucap Atalia “.
Dari pantauan di lapangan sejauh ini peserta vaksinasi di domisili oleh usia remaja , menurut Atalia hal ini sangat baik untuk mempercepat pembentukan kekebalan kelompok ( herd immunity ) pada pelajar dan mahasiswa , dengan begitu pembelajaran secara tatap muka bisa segera terlaksana .
Saya kira ini adalah upaya agar mereka memiliki kekebalan setelah di vaksin dan nantinya secara bertahap bisa kembali belajar tatap muka di sekolah ,” katanya “.
Atalia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan sentra vaksinasi secara gratis tersebut , ia juga tak memungkiri masih ada orang tua yang ragu mengikut sertakan anaknya untuk di vaksin ,di karenakan terpengaruh oleh lingkungan dan informasi bohong atau hoaks tentang keamanan vaksin .
Di samping itu juga Atalia memastikan vaksin kepada usia remaja ini sangat aman , dan sampai sejauh ini belum di temukan adanya dampak berarti dari vaksin tersebut.
Orang tua tidak perlu khawatir akan dampaknya , karena sudah beberapa hari ini kan kita sudah mulai memaksin anak dan sampai sekarang belum di temukan dampak apapun , kalau pun ada itu hanya dampak kecil saja , seperti pegal – pegal , ” pungkas Atalia tandasnya “. ( Edy )
























