ACARA WISUDA KELULUSAN SMA Negeri 1 WIRADESA DI WARNAI PENGUSIRAN TERHADAP SALAH SATU ORANG TUA WALI MURID,

Minggu, 2 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACARA WISUDA KELULUSAN SMA Negeri 1 WIRADESA DI WARNAI PENGUSIRAN TERHADAP SALAH SATU ORANG TUA WALI MURID,

Kajen – Jawa Tengah Patrolinews86.com – Acara wisuda kelulusan SMA Negeri 1 Wiradesa Kabupaten Pekalongan angkatan Marenther yang diselenggarakan di Hotel Gren Dian berjalan sangat hikmad meriah dan sukses , Kegiatan di mulai dengan regrestasi atau mengisi daftar hadir peserta maupun orang tua wali murid yang mendapatkan undangan ,Sabtu 1 juni 2024,

Tania Callista sebagai ketua panitia menyampaikan , acara kelulusan ini adalah bukti nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan kita , dengan berbagai persaratan dan peraturan dengan penuh tekat menyelenggarakaan acara ini secara mandiri, Setiap dari kita berkontribusi melalui iuran sebesar Rp 300.000, per anak , kemudian terkumpul dari total 292 anak yang mengikuti dan disertai dengan donatur sehingga terkumpul total sebesar Rp 88.720.000, ini semua kita gunakan untuk memenuhi segala kebutuhan acara , Lanjut Tania , Berkat dukungan dari dari 296 siswa yang berpartisipsi hingga kita menciptakan momen-monen yang tak terlupakan .Selebrasi pada 25 Mei 2024 yang lalu adalah puncak kebahagian kita .

Acara yang dikemas begitu rapi, indah , bagus , semagat penuh kekeluargaan, namun sayang akibat perbuatan yang sangat arogansi dengan penuh kesombongan ketua panitia hingga terjadi ensiden pengusiran terhadap salah satu orang tua wali murid. DK selaku orang tua wali murid yang mengalami pengusiran ,mengatakan ,”Saya sangat kecewa dengan kejadian ini , mestinya kalau memang tidak di perbolehkan berdua sejak awal harus ada pemberi tauhan dong, faktanya sejak pertama mengisi daftar hadir sampai acara berlangsung tidak ada masalah, tetapi tidak ada hujan tidak angin disaat acara masih berlangsung tiba – tiba saya disuruh keluar dengan alasan yang tidak rasional , padahal didepan kursi undangan masih banyak yang kososng , disamping itu anak saya juga kena iuran sebesar Rp 300.000 seperti anak- anak yang lain tidak ada bedanya ,
Atas kejadian semua yang menimpa saya ini, mencerminkan kesombongan dan arogansi seorang ketua panitia sehingg terjadi pengusiran di saat acara sedang berlangsung , kami sangat kecewa atas kejadian ini ibarat di permalukan di depan umum , padahal kursi undangn masih banyak yang kosong , tetapi saya harus menerima perlakuan arogansi dan kesombongan dari ketua panitia , sehingga saya harus keluar ruangan dengan membawaa rasa kekecewaan yang mendalam, ada apa dengan ketua panitia ? tunggu edisi berikutnya, ( Dewi )

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru