DIDUGA ADA OKNUM PENGAMANAN RS SILOAM PUTRA BAHAGIA CIREBON MELANGGAR SOP
CIREBON, Patrolinews86.com – sebuah tempat pelayanan masyarakat umum dalam bidang kesehatan, khususnya rumah sakit pelayanan, perlindungan keamanan dan kenyamanan terhadap pasien itu dijadikan prioritas utama selain fasilitas kesehatan dokter dll.
Sangat disayangkan, hal ini terjadi terhadap salah satu pasien yang mengalami pendaraharan dan mendapatkan 4 labu darah utk transfusi sesuai petunjuk dr.Maman Sog karena HB pasien dibawah normal dan melakukan proses pengobatan sampai di opname di RS Siloam Putra Bahagia Cirebon.
Pasien tersebut mengalami tekanan psikis trauma yang dalam akibat ada pengunjung yang datang ke ruang rawat inap nya dalam keadaan pengaruh miras (mabok) karen nafasnya bau miras ungkap salah satu Security. pasien sempet memfoto kedua lelaki tersebut dan dikirimkan kepada suaminya via watsap yang kebetulan suami pasien a/n Neni nurhaeni seorang jurnalis kami yang sedang tugas liputan di indramayu. menurut pengakuan pasien kepada suaminya kedua lelaki tersebut yang berinisial HSM berambut gondrong dan VR yang bertubuh gemuk mengatakan kata kata kotor, tak pantas dan sudah melecehkan dirinya sebagai seorang perempuan bahkan pasien tersebut sempet drop cuman bisa bertahan sambil beristigfar terus karena baru selesai menjalani transfusi darah.
Rian sebagai supervisor security, menambahkan pihaknya sudah memaksimal anggota kerja harus tetap sesuai bertugas dengan SOP. Tapi kenyataan dilapangan pada saat itu tidak bisa di kendalikan karena anggota kami terbatas. “ kami maksimalkan anggota dilantai bawah” ungkapnya (16/04/24)
Pada saat pihak keluarga yang didampingi awak media patrolinews86 melakukan pertemuan dengan pihak RS Siloam Putra Bahagia Cirebon. Pihak RS diwakili oleh Rian sebagai Supervisor Security beserta Maria Staf Office melakukan pembicaraan dengan pihak keluarga korban serta pihak RS sudah mengakui adanya kelalaian dari SOP pengamanan nya dan jelas ini sangat membahayakan nyawa pasien kejadian terjadi saat pasien dirawat di ruang Kamelia kamar 221 pada pukul 21.30 WIB 6 Maret 2024.padahal dari kabar yang beredar dimasyarakat RS Siloam Putra Bahagia sangat ketat penjagaan keamanannya untuk jam besuk pasien tapi lain dengan apa yang terjadi pada pasien an Neni ini.
Ditambahkan Riyan supervisor Security, bahwa hari ini akan di bicarakan dengan pihak managent RS Siloam Putra Bahagia Cirebon, “tunggu hari ini kami akan menghubungi pihak keluarga” ungkap nya
Karena tidak ada jawaban dari pihak RS Siloam Putra Bahagia Cirebon, hari ini pihak Keluarga beserta awak media patrolinews86 mendatangi RS tersebut. Oleh Security kami diarahkan ke Yudistira dan indra sebagai (head).
Indra menjelaskan, bahwa emang bener terjadi hal tersebut diatas dan kami dari pihak rumah sakit mengucapkan terimakasih kepada awak media patrolinews86 yang sudah menjalankan tugasnya sebagai sosial kontrol. Hal tersebut jadi pembelajaran kami (pihak RS Siloam Putra Bahagia) untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada seluruh pasien tanpa kecuali.
Ditambahkan Yudistira, pihaknya sudah menegur kepada petugas yang saat itu bertugas.
Akan tetapi pihak keluarga belum puas dengan jawaban mereka, ingin bertemu langsung dengan Dirut/Humas RS Siloam Putra Bahagia.
(Dedi/Al)
























