Diduga karena Depresi, Warga Windurejo Pekalongan Nekat Gantung Diri.

Selasa, 29 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Diduga karena Depresi, Warga Windurejo Pekalongan Nekat Gantung Diri.

 

Pekalongan – Patrolinews86.com
Q alias Kisruh (38) warga Desa Windurojo Kec. Kesesi Kab. Pekalongan nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Senin (28/08/2023) sekitar pukul 13.00 wib.

Terkait dengan peristiwa tersebut, Kapolsek Kesesi Iptu Felix Prasetyawan, S.H saat dimintai keterangan mengatakan, korban bunuh diri di rumah kosong milik orang tuanya (Darni) yang ditinggal kerja ke Jakarta.

“Kematian korban diduga karena depresi, karena dari keterangan keluarga, korban selama ini dikenal pendiam dan kurang berinteraksi,” ujarnya.

Iptu Felix menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Romadhon (32) yang merupakan kerabat korban. Dimana saat itu ia dimintai bantuan oleh istri korban untuk ikut mencari keberadaan korban.

Selang beberapa lama tidak menemukan, Romadhon akhirnya mengajak temannya dan berinisiatif mencari korban di rumah ibunya yang selama ini kosong karena ditinggal kerja di Jakarta, dan selama ini juga diketahui bahwa korban sering main ke rumah tersebut.

Sesampainya di rumah itu, Romadhon mengecek ke dalam salah satu kamar kosong, pada saat membuka pintu, ia kaget karena melihat langsung korban dalam kondisi gantung diri.

“Kondisi tubuh bergelantung di atas lantai, dengan tali diikatkan pada bagian leher dengan posisi tubuh berdiri,” ujar Kapolsek.

Karena panik, mereka akhirnya memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan. Setelah warga datang, mereka berinisiatif untuk menurunkan korban yang sudah meninggal dunia, dan membaringkan tubuh korban di kursi yang beras di ruang depan.

Selanjutnya, oleh warga kejadian tersebut dilaporkan ke aparat Desa Windurojo, yang diteruskan ke Polsek Kesesi.

Personil Polsek Kesesi bersama tim Inafis Polres Pekalongan yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP dan mengidentifikasi jasad korban.

Sementara itu, keluarga korban menerima kejadian itu merupakan sebuah musibah dan tidak berkenan dilakukan otopsi. ( Dewi )

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru