20 Remaja Tuna Rungu Klaten Antusias Baca Al Quran

Selasa, 21 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

20 Remaja Tuna Rungu Klaten Antusias Baca Al Quran .

KLATEN – Patrolinews86.com.
Keterbatasan fisik tidak harus menjadi penghalang dan dalih untuk tidak belajar membaca Al quran. Buktinya 20 anak remaja komunitas tuna rungu Klaten terlihat semangat mengenal huruf – huruf hijaiyah dipandu Ustad Fakih dari Kartosura, Sukoharjo.
Belajar Al quran remaja tuna rungu itu berlangsung di Sekretariat Paguyuban Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) di Jalan Kunti Kampung Baru, Barenglor, Klaten Utara, Klaten.

Menurut Qoriek Asmarawati Wakil Ketua PPDK Klaten saat dikonfirmasi, Senin( 20/02/2023) mengatakan semangat ingin bisa membaca
Al quran remaja tuna rungu Klaten sangat besar. Ia menyebutkan baca Al quran bagi remaja tuna rungu menjadi salah satu program PPDK Klaten.
“PPDK mengundang Ustadz Fakih dari Sukoharjo untuk mengajarkan huruf hijaiyah. Beliau adalah salah satu dosen di universitas swasta di Surakarta dan punya kemampuan bahasa isyarat yang bagus. Ada 20 anak remaja tuna rungu yang bergabung. Dan mereka terlihat sangat antusias untuk bisa baca
Al quran” kata Qoriek.

Perempuan yang tinggal di Kadilanggon, Wedi, Klaten itu menambahkan anak tuna rungu itu perbendaharaan kosakata itu sangat terbatas. Maka pembelajaran huruf Al quran itu, katanya masih terbatas pada tingkat dasar.
“Ustadz Fakih punya metode bona untuk memperkenalkan huruf hijaiyah. Jadi beliau mengajarkan pengucapan huruf Al quran itu sampai secara oral sampai benar.

Awalnya mereka mengeja selanjutnya diajarkan juga hafalan sholat. Dengan metode bona itu nanti remaja tuna rungu yang belajar al quran diberikan buku panduan dan barcodenya. Diharapkan mereka bisa jarak jauh juga seperti melihat youtube” tambahnya.

Terkait harapannya terhadap kebijakan pemerintah terkait pendampingan disabilitas, perempuan yang akrab disapa Qoriek itu berkeinginan ada langkah yang komprehensif bagi kaum disabilitas.
“Layanan yang ramah disabilitas itu tidak saja penyediaan sarana secara fisik saja. Tapi bagaimana akses layanan publik lebih inklusif. Jadi tidak sepotong-potong. Pendampingan layanan publik juga penganggaran itu lebih penting” pungkasnya.( Samira )

Berita Terkait

Satlantas Polres Pekalongan Kota Bagikan Ratusan Stiker dan Brosur Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Operasi Patuh Candi 2026
Koramil 17/Wonosegoro Diserbu Anak Anak TK, Kenalkan Serunya Profesi Prajurit TNI AD Sejak Dini
Subuh Bersama Masyarakat, Kapolresta Cirebon Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Jaga Kamtibmas
Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Satlantas Polres Pekalongan Kota Bagikan Ratusan Stiker dan Brosur Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas Operasi Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Koramil 17/Wonosegoro Diserbu Anak Anak TK, Kenalkan Serunya Profesi Prajurit TNI AD Sejak Dini

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Subuh Bersama Masyarakat, Kapolresta Cirebon Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Jaga Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Berita Terbaru