Drs.H.Muhamad Nurhadi, Wakapkan Dirinya Buat Sekolah
Bekasi, patrolinews86.com – Berbekal kemauan dan percaya diri dalam dunia pendidikan yang kuat, saat ini menjadi kebanggan Yayasan serta Dunia Pendidikan di Bekasi pada khususnya dan provinsi Jawa Barat pada umumnga. Perjuangan yang di lakukan berbuah dengan hasil yang signifikan.

Menurut Drs.H. Muhamad Nurhadi, kepada tim patrolinews86 di ruang kerjanya mengatakan, berdirinya yayasan Pendidikan Islam Bani Taqwa pada tahun 2000 dengan membukan sekolah Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar secara terpadu. “Namun sekolah tersebut tidak mendapatkan peserta didik, dan pada tahun 2005 beralih dari sekolah terpadu menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terpadu antara STM dengan SMEA. Alhamdulillah, dengan beralihnya sekolah ke jenjang SMK mendapatkan peserta didik”, tuturnya (22/12).
“Kepercayaan Yayasan kepada saya untuk merubah haluan dalam menerima peserta didik, menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Dalam hati saya sendiri untuk mewakapkan semua ilmu dan diri untuk mengembangkan SMK Binakarya Mandiri ini, alhamdulillah perjalanan selama 17 tahun membawa berkah dan hasil yang signifikan. Ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri serta untuk meneteskan ilmu kepada regenerasi berikutnya agar SMK Binakarya Mandiri terus berkembang”, sambungnya.

Diungkapkannya, SMK Binakarya Mandiri memiliki luas area yang luas, dengan 3 blok gedung dan 3 lokasi kampus, 14 Lab komputer, 3 bengkel, masjid, dan area parkir yang luas, aman dan nyaman, serta gedung B dengan jumlah siswa sekitar 5039 siswa dengan berbagai jurusan, serta di dukung sekitar 140 tim pengajar. Selain itu ada 23 jenis dan cabang kegiatan Ekstrakurikuler sekolah yang mengacu pada pengembangan bakat dan hobby menuju prestasi siswa, disiapkan juga Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan rekomendasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, bekerjasama dengan 47 Perusahaan, memiliki 18.600-an member usia angkatan kerja produktif dengan berbagai keahlian jurusan, dan rutin setiap pekan kami laksanakan tes rekruitmen calon karyawan, ” paparnya.

Kepercayaan menjadi kunci dalam melangkah, berbuat, dan bertintak, dengan sistem pembinaan yang di terapkan akan menumbuhkan regenerasi yang siap pakai, pukasnya. (Red)
























