Kepala Sekolah SMAN 1 Jalaksana Berikan Klaripikasi terkait Pemberitaan

Rabu, 6 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kuningan patrolinews86.com – Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jalaksana Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat yang bernama H.Nanang Warsa, berikan Klaripikasi dan membantah pemberitaan yang sebelumnya ngenai tudingan diduga ada main kepala sekolah borongkan kerjaan bantuan swakelola yang diterimanya sebesar Rp.1,6 Miliar lebih ditambah dengan bantuan Rp.206 juta lebih bantuan dari provinsi jawa barat yang kini sedang dikerjaka di tahun 2022.

 

Menyikapii hal tersebut, Kepala Sekolah H Nanang Warsa M. Pd memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa sekolahnya benar mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas sebanyak 18 ruang yang bersumber dari APBN dan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Propinsi jawabarat tahun 2022 yang dikerjakan secara Swakolela. Namun apa yang diberitakan bahwa ada dugaan kegiatan di borongkan dan baja ringan banyak yang bekas dan kegiatan tambal sulam  itu tidak benar adanya.

Karena sebelum dilaksanakannya pekerjaan, dirinya membentuk tim pelaksana pembangunan sekolah (P2S) yang didalamnya meliputi pihak sekolah, komite dan masyarakat. Kemudian, untuk tim perencanaan dan pengawasan itu dibentuk langsung dari provinsi dan dilengkapi SK.

“Yang namanya swakelola itu semua diserahkan p2s untuk menyediakan tenaga kerja, menyediakan bahan barang bangunan dan sebagainya yang penting harus patuh sama aturan yang ada dan sesuai spek yang tercantum di RAB.”Ungkap Nanang, ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin

Nanang menambahkan, untuk masalah pekerja sebenarnya dirinya sudah mengakomodir warga sekitar sebanyak 15 orang, sisanya pekerja dari luar daerah sebanyak 35 orang karena orang daerah tidak ada, jadi total yang kerja sebanyak 50 orang tetapi itu bukan diborongkan tetapi karena tdk ada orang daerah yang mau. Dirinya hanya meminta supaya pekerjaan rehab khusus ruangan yang terpakai KBM bisa selesai sebelum tanggal 18 Juli 2022 atau 21 hari kerja, supaya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Saya meminta kepada para pekerja agar kegiatan  sesuai anjuran komite kalo bisa dalam waktu sebulan,supaya pekerjaan pas masuk sekolah selesai jadi inpormasi itu salah kalau ada dugaan yang mengatakan diborongkan atau bajaringan campur dengan yang bekas.itu hanya kebetulan aja ada yang lama disana dan inpormasi itu tidak benar hanya miskomunikasi saja yang jelas kita prioritaskan pembangunanntepat guna dan tepat sasaran dannyang paling penting tidak menyimpang dari aturan ,” harapnya.

 

//angga

 

 

Berita Terkait

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis
Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum
Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan
SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka
Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP
Buka Bimtek Penguatan Peran PPID Sekolah Se-Cadisdik Wilayah IV, Kadisdik Dorong Perkuat Ekosistem dan Komunikasi Publik
Kekurangan Tenaga Pengajar, Siswa Kelas 3 dan 6 SDN 2 Rancahan Belajar Satu Ruangan
Kapolres Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Polisi Peduli Pendidikan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tujuh Mata Lomba Ikut Memeriahkan HUT PGRI di Kecamatan Cipaku Ciamis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Bau Tak Sedap Dana BOS..! 13 SDN di Kecamatan Depok Berpotensi Bakal Berhadapan dengan Persoalan Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Daftar Sekolah SMA/ SMK Negeri Swasta di Kabupaten Kuningan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:02 WIB

SMA-SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Majalengka

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Madrasah Aliyah Negeri 2  Kota Cirebon Hari ini lagi diperiksa BPKP

Berita Terbaru