Museum Talagamanggung Bukti Sejarah Kejayaan Kerajaan

Jumat, 6 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patrolinews86@gmail.com – Museum Talagamanggung yang terletak di Kecamatan Talaga merupakan salah satu bukti sejarah kejayaan kerajaan di Kaabupaten Majalengka yang masih tersisa hingga saat ini. Museum yang masih berdiri kokoh ini adalah peninggalan sekaligus patilasan Kerajaan Talagamanggung yang pernah ada di Majalengka sejak 1371 – 1819 M.6 Agustus 2021.

Selumnya kerajaan tersebut berada di barat daya kaki Gunung Ciremai, yang kini menjadi wilayah Kecamatan Talaga, didirikan sebuah museum yang dikelola oleh Yayasan Talagamanggung yang beranggotakan keturunan dari Prabu Darma Suci II.

Barang peninggalan yang bisa terselamatkan dan kini berada di museum tinggal tersisa 11 jenis barang. Museum Talaga Manggung tepatnya berada di Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga. Dimana jarak yang harus ditempuh untuk menuju ke museum ini yaitu kurang lebih 26 km dari pusat kota Majalengka.

Akses menuju lokasi tersebut sudah baik,dimana tidak hanya bisa di tempuh oleh kendaraan pribadi melainkan dapat di tempuh oleh angkutan umum seperti Majalengka–Cikijing, Cikijing – Bandung baik jenis mikrolet maupun bus, dan sebagainya.

IMG 20210806 WA0002

Banyaknya peninggalan sejarah dari Kerajaan Talaga Manggung seperti kereta kencana, peralatan perang, dan alat kesenian, yang menjadi daya tarik tersendiri, dan adanya adat memandikan perkakas yang rutin dilaksananakan setahun sekali (panjang jimat setiap bulan Mulud-red). Pengunjung yang datang kelokasi wisata budaya ini pada umumnya pelajar dan mahasiswa yang melakukan penelitian.

Untuk tiket masuk pada lokasi wisata budaya ini tidak ada ketentuan biaya yang harus di keluarkan hanya sebatas sumbangan sukarela. Salah satu keturunan dari Kerajaan Talagamanggung yakni Prabu Darma Suci II, Rdn Yuyun M. Yunus yang merupakan generasi 19 kerajaan kepada CT. Yuyun mengatakan kepada kami, museum tersebut sudah berdiri sejak tahun 1991 yang sebelumnya disebut sebagai Bumi Alit dan pada tahun 1993 baru mengalami pemugaran.

Ia menambahkan, awal mula didirikanya museum yang dikelola oleh yayasan dimaksudkan dalam upaya melestarikan dan menitik beratkan pada keamanan barang peninggalan sejarah dari kerajaan Talagamanggung yang tinggal sedikit agar bisa dikelola dengan baik.

Yuyun menjelaskan kini barang peninggalan yang ada di museum hanya tersisa 11 jenis barang diantaranya, seperangkat alat kesenian (goong renteng), senjata pusaka kerajaan berupa keris,tombak dan lainya yang kini hanya tersisa beberapa buah lagi,berbagai macam gerabah, berbagai jenis senjata penunggak, wuwung bekas bangunan keraton, baju kere dan uang Balado yang digunakan sebagai alat tukar pada masa kerajaanya, teko dan genta, batu Bandring, batu pangsolatan, batu menhir sedangkan untuk arca Raden Pangluran dan Ratu Dewi Simbar Kancana disimpan di rumah kasepuhan keturunan kerajaan Talagamanggung.

Tidak disimpanya arca Raden Panglurah dan Ratu Dewi Simbar Kancana yang terbuat dari bahan dasar kuningan ini di museum menurutnya dimaksudkan untuk menghindari dari pencurian.

IMG 20210806 WA0003

Menurutnya banyaknya peninggalan dari kerajaan Talagamanggung yang hilang disebabkan rusak karena termakan usia, diambil pemerintahan Hindia Belanda dikala menjajah Indonesia dan kurangnya kepengelolaan semasa dulu disebabkan belum adanya wadah seperti saat ini.

“Sebelumnya peninggalan dari kerajaan Talagamanggung yang tersisa masih banyak namun dikarenakan yang sebagian besar terbuat dari bahan dasar kayu rusak karena termakan usia, sedangkan peninggalan lainya hilang entah kemana disebabkan sering berpindah tangannya kepengurusan karena belum ada wadah seperti saat ini, dengan didirikanya museum dan berdasarkan dari cerita sesepuhnya secara turun-temurun arca Talagamanggung dan sebagianya lagi hilang diambil saat pemerintahan Belanda dulu “ paparnya.

IMG 20210806 WA0000

Yuyun memaparkan saat ini pengunjung yang datang ke museum Talagamanggung dalam sebulannya bisa mencapai 200 orang namun hingga kini pihaknya belum mengenakan tarif kepada para penunjung hal itu diakuinya disebabkan melihat keadaan museum yang belum memenuhi kelayakan standar museum semestinya.

Dengan banyaknya kekurangan yang dimiliki museum Talagamanggung hingga saat ini berdampak kepada kurangnya daya tarik sehingga untuk mensiasati pengenalan sejarah Talagamanggung kepada masyarakat khususnya Majalengka pihaknya menggratiskan biaya masuk kepada setiap pengunjung yang datang,, pungkas Yuyun

(Eli Herdiana)

Berita Terkait

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba
Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-76 Gelar FGD Optimalisasi Kerja Sama Satgas Pangan Polri dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:35 WIB

DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT

Berita Terbaru