Purwakarta Patrolinews86.com
Sebagaimana sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait Program UPPO yang diterima Ketua Poktan UPPO Desa Sadarkarya berinisial JUH diduga simpang siur.
“Mengingat pemeliharaan sapi dikuasai oleh Ketua Poktan tanpa melibatkan anggota sehingga kondisi sapi tersebut mengkhawatirkan”
Kepala Desa Sadarkarya Wahyu Samsul Ma’rif saat diklarifikasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp (9/10/2026) mengatakan mengingat sapi yang dipelihara oleh Ketua Poktan tidak terpelihara sebagaimana mestinya, kami selaku Kepala Desa Sadarkarya rasa tanggung jawab memperhatikan amanat Program dari Kementerian Pertanian RI tentang UPPO melalui 8-ekor Sapi,
Ketua Poktan Desa Sadarkarya dari Sdr Juhri kami percayakan kepada Sdr Riswanto Wahyu Saputra, itupun terlebih dahulu hasil musyawarah dengan pihak Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Darangdan. “Terang Wahyu Samsul Ma’rif.
Ia mengatakan bahwa aset UPPO Desa Sadarkarya, diantaranya Cator dan Mesin cacat Kohe ada di saya, bertujuan untuk mengamankan aset UPPO tersebut.
“Kami bersedia membuktikan aset UPPO yang saat ini berada di kandang sapi Desa Sadarkarya yang dikelola oleh Riswanto Wahyu Saputra”
Ketua Kelompok Tani Karya Bakti Desa Sadarkarya Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta, mengatakan sangat bersyukur atas bantuan Cator dan mesin cacat pengelola Kohe yang diberikan Kementerian Pertanian (Kementan)
Menurutnya pemberian itu telah membantu para petani dalam proses pengelolaan pertanian sehingga membuat kualitas dan kuantitas hasil pertanian meningkat. “Pungkasnya ***
Penulis : Bah Endang
Editor : Redaksi

























