Tuntut PTDH Oknum Guru dan Kepsek, Warga Langkap Audiensi ke Pemkab Pekalongan

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan Polda Jateng, Patrolinews86.com-

Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mendatangi Kantor Bupati Pekalongan untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan perbuatan asusila yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan Guru SDN 02 Langkap.

 

Audiensi berlangsung di Kantor Bupati Pekalongan, Jumat (11/9/2026). Massa yang berjumlah sekitar 50 orang tiba di lokasi setelah berangkat dari wilayah Desa Langkap menggunakan sejumlah kendaraan.

 

Massa dipimpin Koordinator Aliansi Masyarakat Desa Langkap, Muhammad Hadi Yusuf. Mereka menyampaikan tuntutan agar pemerintah daerah memberikan sanksi tegas, termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

 

Sejumlah spanduk dibentangkan dalam aksi tersebut. Massa kemudian menyampaikan aspirasi terkait penanganan dugaan kasus asusila di lingkungan SDN 02 Langkap yang dinilai belum memenuhi harapan masyarakat.

 

Usai melakukan orasi di depan kantor Bupati Pekalongan, sebanyak 10 perwakilan Aliansi Masyarakat Desa Langkap diterima untuk mengikuti audiensi di ruang rapat Bupati Pekalongan. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD, Sekda, Inspektur, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan Aliansi Masyarakat Desa Langkap.

 

Dalam audiensi tersebut, perwakilan warga mempertanyakan langkah Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menangani persoalan yang diduga terjadi di SDN 02 Langkap. Mereka juga meminta agar proses penanganan dilakukan secara tegas dan transparan.

 

Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menyampaikan pemerintah daerah telah melakukan langkah penanganan sesuai regulasi. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan oleh tim yang terdiri dari Inspektorat, BKPSDM, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.

 

Pemkab Pekalongan juga meminta waktu untuk menyelesaikan proses pemeriksaan. Berdasarkan hasil audiensi, pemeriksaan dan penjatuhan sanksi terhadap pihak yang dipermasalahkan disepakati paling lambat Jumat (18/9/2026).

 

Hasil audiensi tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Desa Langkap.

 

Di sisi lain, Polres Pekalongan menyiagakan 125 personel untuk mengamankan jalannya kegiatan. Pengamanan dipimpin Kabag oops Polres Pekalongan Kompol Guno Trihandoyo, S.T., M.H.

 

Kompol Guno mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman dan tertib. Polisi juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya potensi gangguan keamanan.

 

“Pengamanan kami lakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kami juga mengedepankan pendekatan persuasif serta memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya juga mengawal kegiatan tersebut sejak keberangkatan massa hingga kembali ke Desa Langkap.

 

“Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam mengawal masyarakat menyampaikan aspirasi. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif,” kata Kabag Ops. (dewi)

Berita Terkait

Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital
Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari
Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun
Kapolres Tulang Bawang Barat Gelar Podcast, Bahas Kamtibmas dan Kedaulatan Pangan
Pererat Silaturahmi Lewat Sholat Subuh, Kapolres Ajak Warga Bersinergi Jaga Keamanan Lingkungan
Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Polres Pekalongan Kota Gencarkan Edukasi Anti-Bullying melalui Police Goes to School 
Patroli Operasi Patuh Candi, Satlantas Pekalongan Ingatkan Sopir Truk soal Keselamatan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:48 WIB

HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kapolres Tulang Bawang Barat Gelar Podcast, Bahas Kamtibmas dan Kedaulatan Pangan

Berita Terbaru