Kuningan,Patrolinews86.com – Pelaksanaan pekerjaan pemancangan sheet pile di Desa Jatimulya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, mendapat sorotan dari Ketua LSM GMBI Kuningan, Dana Ismaya Rabu,(19/08).
Sorotan tersebut muncul setelah ditemukan sejumlah tiang pancang yang diduga mengalami kerusakan, seperti pecah dan kemudian dilakukan penambalan serta pelaburan menggunakan semen cair. Kondisi tersebut diduga membuat kerusakan pada tiang beton pancang tampak tertutupi sehingga tetap digunakan dalam pekerjaan.
Saat dikonfirmasi, pihak yang mengaku sebagai konsultan pengawas menyampaikan bahwa tiang pancang tersebut masih dapat digunakan karena kerusakannya dinilai bukan pada bagian struktur.
Namun, LSM GMBI Kuningan menyayangkan pelaksanaan pekerjaan yang bersumber dari anggaran negara tersebut apabila benar ditemukan material yang kondisinya tidak memenuhi standar mutu. Menurut GMBI, pekerjaan yang menggunakan uang negara seharusnya mengutamakan kualitas dan ketepatan spesifikasi, bukan semata-mata mengejar keuntungan.
Selain persoalan kondisi tiang pancang, GMBI juga menyoroti metode pemasangan sheet pile. Berdasarkan informasi dari pihak pengawas BBWS, pemasangan seharusnya dilakukan secara rapat dan saling mengunci (interlock) agar konstruksi dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Atas temuan dan dugaan tersebut, LSM GMBI Kuningan meminta dilakukan audiensi dengan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan secara terbuka mengenai pelaksanaan pekerjaan, kualitas material yang digunakan, serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
GMBI Kuningan menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek yang menggunakan anggaran negara perlu dilakukan secara serius agar kualitas pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan dan tidak merugikan masyarakat maupun negara.(@habibie)
























