Jakarta Selatan,Patrolinews86.com-
Polri menegaskan proses rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui jalur reguler nasional. Penegasan itu disampaikan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar, yang memastikan tidak ada jalur khusus, jalur prestasi, kuota tambahan, maupun praktik titipan dalam seleksi Akpol tahun ini.
Menurut Anwar, seluruh proses seleksi mengedepankan prinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Ia menegaskan semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos tanpa perlakuan istimewa dari pihak mana pun.
Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang menawarkan jalur belakang atau menjanjikan kelulusan melalui koneksi tertentu.
Saat ini tahapan seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang berlangsung pada 5–6 Juni 2026. Dari hasil sidang kelulusan menuju tahap tersebut, sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi, terdiri dari 468 pria dan 45 wanita.
Polri menyatakan pengawasan internal maupun eksternal terus dilakukan guna memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).
Serta penitipan yang kurang transparan.
Fifi
























