Kab. Cirebon, Patrolinews86.com – Bertempat digelanggang olah raga (GOR) Ranggajati Kabupaten Cirebon, event turnamen beladiri pencak silat terbuka untuk segala usia pelajar dengan memperebutkan Piala Ketua DPRD Kab. Cirebon untuk juara umum dan Komite Olahraga Nasional Indonesia cirebon sebagai penyelenggaranya dianggap telah sukses menyelengarakan event dipenutup akhir tahun 2025 ini. sebanyak 2000 pesilat dari berbagai perguruan pencak silat yang masih berstatus pelajar, dari tingkat SD-SMP-SMA sederajat ikut meramaikan event tersebut. dan mereka berasal dari puluhan perguruan silat dan sekolah-sekolah yang berbeda yang tersebar dipelosok wilayah Jawa Barat, dan sekitar 9 pesilat tangguh dari peguron silat Pagar Nusa (PN) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Astana Japura (Asjap) Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon yang beralamat di Jl. H. Yakoeb, Mertapada Wetan, Kec. Astanajapura, 45181 ikut meramaikan event tahunan tersebut.
Dalam event pertandingan Pencak Silat Se-Jawa Barat Cirebon Mentereng Championship 2025 kali ini, PAC Pagar Nusa Asjap menurunkan 9 (sembilan) pesilatnya tadi dan hasilnya cukup memuaskan. dari 9 pesilat tersebut yang diturunkan dihampir disemua kelas yang diperlombakan, mereka berhasil memboyong medali-medali walaupun tidak berhasil membawa piala. kesembilannya mendapatkan juara semua, dengan perolehan 1 medali emas, 4 medali perak, dan 4 medali perunggu. 1 medali emas tersebut diraih oleh Beni Santoso yang turun dikelas E Remaja Putra, sementara untuk 4 medali perak disumbangkan oleh Muhammad Khanafi Jaha Annur yang berlaga Kelas G Pra Remaja, Muhammad Hamdi Rahman yang berlaga dikelas C kategori remaja, Arya Pramudita Hasyim yang berlaga di Kelas F kategori remaja juga, dan Ahmad Bariq Nailuzzaman yang turun bertanding di Kelas E kategori usia dini 2. begitupun dengan 4 medali perunggu, masing-masing disumbangkan oleh 4 pesilat lainnya. yakni M Haikal Pamungkas yang bertanding di kelas D pra remaja, kemudian ada Muhammad Umar Arham yang juga bertanding dikelas D pra remaja, kemudian disusul oleh Satya Prabu Narendra yang bertanding di kelas L kategori remaja, dan Abdillah Muhamad yang bertanding di kelas E kategori remaja juga.
Kesembilan pesilat yang dilatih dipeguron pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa PAC Astana Japura itu dengan gemilang mengukir prestasi, menurut Ibrahim Yahya Hasan selaku pelatih. dirinya sangatlah bangga, karena para pesilatnya telah menjalankan apa-apa yang jadi keinginannya. “saya selaku pelatih dari mereka para pesilat tadi sangat bersyukur, bahwa selama mengikuti pertandingan ini, semua arahan saya sebagai pelatih mereka telah dilaksanakan dengan baik, hingga mereka berhasil menjadi juara. saya juga ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, kepada Allah SWT, juga kepada junjungan kita Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, dan untuk semua yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu disini” pungkas Hasan atau yang akrab disapa Kang Ide. Kejuaraan Pencak Silat Se-Jawa Barat Cirebon Mentereng Championship 2025 yang digelar selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 19-20-dan 21 Desember 2025 tersebut, diharapkan mampu melahirkan para pesilat tangguh yang rendah hati hingga bisa bermanfaat untuk agama dan negara terutamanya untuk kedua orangtua juga peguron yang membesarkannya. pencak silat adalah seni bela diri tradisional asli kebanggaan bangsa ini, namun keberadaannya hampir saja di ambang kepunahan kalau saja para guru atau pelatih silat di negara ini sudah tidak perduli lagi pada jatidiri ilmu beladiri tradisional bernama silat/pencak silat tadi.
(KUSYADI)
























