Moke Pusaka Sakral Dan Jantung Budaya Nusa Tenggara Timur.

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Yoseph Agfratimo.

Moke, minuman sulingan tradisional dari nira lontar atau kelapa, di Nusa Tenggara Timur (NTT) melampaui definisinya sebagai minuman keras; ia adalah pusaka hidup, simbol warisan Nenek Moyang yang tak ternilai harganya.
Moke bukan sekadar komoditas, melainkan inti dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun temurun, mencerminkan teknik penyulingan tradisional yang dijaga kerahasiaannya oleh keluarga-keluarga adat.

Dalam setiap tetesnya terkandung nilai filosofis tentang hubungan harmonis antara manusia dan alam, khususnya pohon lontar atau kelapa yang menjadi sumber kehidupan.
Proses pembuatannya adalah kurikulum adat yang mengajarkan kesabaran, ketelitian, dan penghormatan terhadap alam.

Secara adat, Moke memegang peranan sentral dan sakral.
Ia adalah jembatan komunikasi dengan roh leluhur, wajib hadir dalam setiap upacara besar mulai dari penyambutan tamu kehormatan, ritual perkawinan (belis), hingga upacara kematian sebagai lambang persatuan, restu, dan perdamaian.
Ketiadaan Moke dalam rangkaian ritual ini dapat membatalkan kesahihan upacara secara spiritual.

Oleh karena itu, upaya melestarikan Moke adalah upaya melindungi identitas budaya NTT.
Moke harus diakui sebagai warisan budaya yang perlu dijaga kesucian dan nilai luhurnya, menempatkannya jauh di atas sekadar kepentingan komersial.
Ia adalah cerminan harga diri budaya yang harus dihormati oleh semua generasi.

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
K.H.Fadel Abdullah Al-Muhibb, Pentingnya Hablum Minannas dan Hablum Minallah.
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB