Wujud Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Daerah Boyolali dalam Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional, Polri Hadir Dukung TMMD.

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boyolali – Patrolinews86.com
Semangat kebersamaan dan sinergi antara TNI, Polri, serta pemerintah daerah kembali terlihat dalam Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Dukuh Gondang, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Rabu (08/10/2025) pagi.

Kegiatan bertema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Boyolali. Hadir di antaranya Bupati Boyolali Agus Irawan selaku Inspektur Upacara, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, serta Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto yang diwakili oleh Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih.

Selain itu, hadir pula perwakilan DPRD Boyolali Kakung yoga Nugroho, S.Pd dari Fraksi PDI- perjuanga, jajaran pejabat Forkopimda, para kepala OPD, Danramil, Kapolsek Ampel, Camat Ampel beserta jajaran, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat.

Upacara berlangsung dengan khidmat, menampilkan barisan gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Banser, PSHT, hingga siswa-siswi sekolah di Kecamatan Ampel.

Dalam amanatnya, Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun daerah secara merata.

“Tema TMMD tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk memastikan seluruh wilayah, termasuk pedesaan, mendapatkan pemerataan pembangunan. Program ini sejalan dengan visi Boyolali menuju daerah yang maju, nyaman, berdaya saing, dan ramah investasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh unsur yang terlibat dalam TMMD, termasuk Polri yang hadir mendukung penuh kegiatan. Ia menyampaikan bahwa program ini melibatkan sinergi anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Boyolali, dan swadaya masyarakat dengan total lebih dari Rp700 juta.

Adapun sasaran fisik TMMD di Desa Candi meliputi betonisasi jalan sepanjang 311 meter, pembangunan dua jembatan, pembuatan talud dan saluran air, serta rehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga setempat. Sementara kegiatan nonfisik meliputi berbagai program sosial seperti pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako, donor darah, penyuluhan bahaya narkoba, pelayanan administrasi kependudukan, hingga sosialisasi bela negara dan wawasan kebangsaan.

Polri dalam hal ini Polres Boyolali turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan TMMD, khususnya dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung serta berpartisipasi dalam barisan upacara. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi simbol nyata sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Kapolres Boyolali melalui Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Polri siap bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan TMMD. Sinergi ini adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya TMMD, penandatanganan naskah kerja sama antara Bupati dan Dandim, peletakan batu pertama di lokasi sasaran fisik, serta ramah tamah bersama masyarakat.

Menariknya, upacara juga dimeriahkan oleh penampilan kesenian tradisional Topeng Ireng, menambah semarak suasana kebersamaan di lapangan.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Desa Candi akan berlangsung hingga 29 Oktober 2025, dengan harapan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, dan memperkuat semangat gotong royong di wilayah pedesaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tercatat aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan keberhasilan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Boyolali yang lebih maju.( Samira )

Berita Terkait

Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital
Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari
Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun
Kapolres Tulang Bawang Barat Gelar Podcast, Bahas Kamtibmas dan Kedaulatan Pangan
Pererat Silaturahmi Lewat Sholat Subuh, Kapolres Ajak Warga Bersinergi Jaga Keamanan Lingkungan
Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Polres Pekalongan Kota Gencarkan Edukasi Anti-Bullying melalui Police Goes to School 
Patroli Operasi Patuh Candi, Satlantas Pekalongan Ingatkan Sopir Truk soal Keselamatan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Operasi patuh 2026 Dimulai polri ajak Masyarakat jadikan keselamatan sebagai kebiasaan.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:48 WIB

HUT ke-75 Humas Polri, Kapolres Cirebon Kota Tekankan Pentingnya “Jembatan Emas” di Era Digital

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Wujud Polri Bersama Masyarakat, Kapolda Kalteng Gelar Polisi Peduli Pengangguran di Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kapolres Tulang Bawang Barat Gelar Podcast, Bahas Kamtibmas dan Kedaulatan Pangan

Berita Terbaru

Uncategorized

1Win Giriş Türkiye’de Online Casino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB

Uncategorized

Olymp Casino Bangladesh

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:50 WIB