Jaga Indenpendensi Pengurus Bumdes Untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik.

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Patrolinews86.com-
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Program Ketahanan Pangan (Ketapang) adalah program ketahanan pangan di tingkat desa yang menggunakan sebagian dari Dana Desa (minimal 20%) untuk mengembangkan usaha pertanian, peternakan, perikanan,atau usaha terkait lainnya yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa(Bumdes).

Tujuannya untuk memperkuat kemandirian pangan desa, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa untuk kegiatan produktif yang tepat sasaran juga bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Bumdes sejatinya harus menjadi instrumen utama dalam meningkatkan perekonomian desa secara mandiri. Namun, dalam praktiknya, tak jarang BUMDes justru menjadi ajang intervensi kepala desa yang terlalu dominan dalam pengelolaannya.

Pada Dasarnya BUMDes dibentuk dengan semangat kemandirian, dimana pengurusnya memiliki kebebasan dalam mengelola usaha sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Namun, banyak kasus di mana kepala desa ikut campur terlalu dalam, bahkan mendikte kebijakan dan keputusan manajemen Bumdes.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes, kepala desa hanya berperan sebagai pembina, bukan sebagai pengelola. Artinya, kepala desa boleh memberikan arahan strategis, tetapi tidak boleh mengendalikan penuh jalannya usaha Bumdes itu sendiri.

Pengurus BUMDes akan Kehilangan Independensi.
-Pengurus BUMDes yang seharusnya kreatif dalam mengembangkan usaha justru terhambat karena harus selalu tunduk pada arahan kepala desa. Akibatnya, inovasi dan kemandirian menjadi tumpul.

-Potensi Konflik Kepentingan.
Kepala desa yang terlalu mendikte keputusan bisa saja memiliki kepentingan pribadi atau politik. BUMDes yang seharusnya untuk kesejahteraan masyarakat bisa berubah menjadi alat kepentingan kelompok tertentu.

-Kepercayaan Publik Menurun
Masyarakat bisa kehilangan kepercayaan terhadap BUMDes jika melihat bahwa pengelolaannya tidak profesional dan hanya menjadi perpanjangan tangan kepala desa. Jika ini terjadi, dukungan masyarakat terhadap usaha desa akan berkurang.

Dengan manajemen yang kurang profesional dan penuh intervensi, BUMDes berisiko mengalami stagnasi bahkan kebangkrutan. Hal ini tentu berlawanan dengan tujuan awal pembentukannya.

Untuk menghindari hal ini, perlu ada pemahaman bersama bahwa kepala desa bukanlah pemilik BUMDes, melainkan hanya fasilitator dan pembina. Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah:

-Memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap peran kepala desa dalam BUMDes agar tidak melampaui batas kewenangannya.

-Meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes agar memiliki kepercayaan diri dalam mengambil keputusan tanpa tekanan.

-Melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan dan pengawasan BUMDes, sehingga tidak ada ruang bagi kepentingan pribadi.

-Transparansi dalam pengelolaan keuangan agar setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Minggu,(7/9)

Sudah saatnya pengelolaan BUMDes dikembalikan kepada prinsip dasar profesional, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa.(bie)

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB