Jakarta,Patrolinews86.com-
Aparat kepolisian mengamankan 65 orang, termasuk anak-anak dan dewasa, setelah aksi demo anarkis di Gedung Sate dan DPRD Jawa Barat.
Para pelaku perusakan tersebut diketahui paling muda berusia 13 tahun. Massa yang ricuh itu kedapatan membawa bom molotov buatan sehingga dianggap berbahaya.
“Kami telah mengamankan di gedung DPRD Jabar 31 orang dan yang diamankan di Gedung Sate 34 orang,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Minggu.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., menegaskan langkah tegas untuk menghentikan aksi anarkis dan memulihkan keamanan nasional. Presiden memberi arahan agar setiap tindakan melanggar hukum segera ditindak sesuai aturan. Sejumlah kerusuhan seperti pembakaran dan perusakan dinilai sudah melewati batas penyampaian pendapat. Proses hukum terhadap kasus meninggalnya driver online juga dipastikan berjalan cepat, transparan, dan terbuka untuk diawasi publik.
Kapolri mengajak seluruh masyarakat agar tetap tenang dan bersatu menjaga kedamaian bangsa.
“Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima… TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku,” ujar Kapolri, Sabtu.
Lip Fifi
























