Jakarta Selatan patrolinews86.com-
Kepala kepolisian Republik Indonesia,
Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.,
Kutipan mengenai rekrutmen Polri 2026 yang berbasis kemampuan dan prestasi serta penegasan tidak adanya jalur khusus atau titipan selaras dengan komitmen dan pernyataan resmi yang ia sampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI.
Konteks Kebijakan: Dalam pemaparan program prioritasnya, Kapolri Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) dan rekrutmen di lingkungan Polri harus berbasis meritokrasi serta bersih dari praktik titipan, transaksi, maupun sponsorship.
Ini berita terbaru soal itu:
*Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tegaskan: Tidak ada lagi jalur titipan di pendaftaran Polri.*
Komitmen itu dia sampaikan saat _fit and proper test_ calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Kamis 1 Oktober 2026 lalu. 1824
Kata beliau:
Meritokrasi dan rekam integritas menjadi dasar. Tidak boleh ada ruang bagi titipan, transaksi, dan sponsor ship.” f8a6
Ini masuk dalam 6 program prioritas transformasi Polri yang dia bawa: 7da6
1. Penguatan kelembagaan (Mabes ramping, Polres kuat, Polsek tangguh)
2. Pembinaan SDM & rekrutmen – yang bersih tanpa titipan ini
3. Penguatan pelayanan publik
4. Penegakan hukum berkeadilan
5. Pengawasan berbasis risiko
6. Akuntabilitas anggaran
Beliau juga bilang ingin menghapus budaya *”No Viral No Justice”* — jadi laporan warga harusnya diverifikasi dan ditangani langsung, tidak perlu nunggu viral dulu baru ditangani. f8a6
Bahkan untuk rekrutmen Akpol 2026 ditegaskan hanya 1 jalur: *jalur reguler nasional*, tidak ada kuota khusus, kuota Mabes, atau kuota tambahan. bcc7
Intinya: sekarang semua putra-putri dari keluarga kurang mampu sampai penyandang disabilitas dengan keahlian khusus bisa daftar, lolos murni karena prestasi, bukan karena titipan. 7da6
Dalam syarat pendaftaran polri th 2026.
Fi
























