Warga Desa Adhidarma Kec.Gunungjati Cirebon keluhkan kualitas Raskin buruk dan getas kalau dimasak

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon patrolinews86.com – Lagi-lagi kualitas beras untuk warga miskin atau Raskin atau yang di sebut bantuan PKH ( program keluarga harapan ) istilah di kalangan masyarakat, kini kembali dikeluhkan.

 

Kali ini warga di Desa Adhidarma Kec.Gunung Jati Kabupaten Cirebon mengeluhkan kualitas beras untuk rakyat miskin (Raskin) atau dari  PKH yang buruk dan berkutu.Bahkan kalau dimasak beras bukanya mekar mengembang tetapi malah getas tak mau mengembang ( masih mentah atau engga bekah ) .Menurut beberapa warga entah apa penyebabnya tetapi yang jelas kualitas beras yang kurang bagus dan jelek seperti kurang layak dikonsumsi.

 

 

Dengan kenyataan seperti ini beberapa warga yang sempat dipinta komentarnya oleh patroli membenarkan hal itu dan berharap serta  meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon  segera mengganti Raskin yang selama ini disebarkan kepada masyarakat supaya kedepannya tidak terjadi lagi keluhan dan beras raskin atau PKH yang diterima kedepan bisa layak dikonsumsi dan tidak jadi keluhan.

Diperoleh keterangan dari wargabyang bernama ds, beras buat masyarakat dikasih satu KK dikasih 3 karung beras dengan berat 10 kg untuk tiga bulan kedepan

Namun sayang keberadaan beras bisa dikata tidak layak dimakan . Dia mengungkapkan berasnya pecah-pecah dan ditemukan banyak kutu dan bulukan  dan kalau dimasak beras getas kurang enak dimakan “Jangan untuk dimakan, beras ini saya kasihkan ke ayam saja tidak dimakan. Kok ya tega-teganya memberi bantuan beras untuk orang tidak punya kualitasnya seperti ini?” keluhnya.

 

Untuk itu warga berharap penyaluran beras raskin dapat di lihat ulang oleh orang yang berkompeten termasuk Pemda kab Cirebon  biar masyarakat Benar – benar merasakan bantuan raskin PKH dari pemerintah yang bagus dan layak di konsumsi .

Lip ds/ Ega Permana

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
K.H.Fadel Abdullah Al-Muhibb, Pentingnya Hablum Minannas dan Hablum Minallah.
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB