Cimahi Jawa Barat, Patrolinews86.com- Bertempat di lapangan upacara SMA Negeri 2 Cimahi yang berlokasi di Jalan KPAD Sriwijaya IX No. 45A, RT 08 RW 16, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat, dilaksanakan kegiatan sosialisasi preventif kepolisian oleh Polres Cimahi, pada Senin (12/10/2026) pagi.

Dalam upacara tersebut, Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen, S.H., S.I.K., M.I.K., hadir langsung dan bertindak sebagai pembina upacara bendera. Dihadapan seluruh peserta upacara, ia menyampaikan pesan tegas agar para siswa-siswi membentengi diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja, mulai dari keterlibatan geng motor, aksi tawuran, tindakan perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkotika.
Kehadiran jajaran kepolisian ke sekolah ini merupakan agenda rutin Polri untuk mempererat jalinan komunikasi dengan generasi muda, sekaligus memupuk rasa tanggung jawab dan ketaatan pada hukum sejak dini.
Secara khusus, Kompol Zulkarnaen menekankan agar tidak ada satu pun murid SMAN 2 Cimahi yang terjerat dalam lingkaran geng motor. Ia mengingatkan bahwa kelakuan yang melanggar hukum dan mengarah pada tindakan kriminal hanya akan menghancurkan masa depan mereka sendiri. “Saya minta, tidak ada siswa atau siswi SMA Negeri 2 Cimahi yang terlibat geng motor. Jangan berurusan dengan kami, khususnya pelanggaran atau tindak kriminalitas. Jadi, sayangi diri sendiri,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengajak para siswa untuk merenungkan pengorbanan keluarga. Menurutnya, dampak negatif kenakalan remaja tidak hanya menimpa diri pelaku, tetapi juga membawa kekecewaan mendalam bagi orang tua yang telah bersusah payah membiayai pendidikan anak-anaknya. “Yang rugi bukan adik-adik, namun keluarga, orang tua yang sudah menyekolahkan agar masa depan adik-adik lebih cerah lagi,” ujarnya.
Oleh karena itu, Kompol Zulkarnaen mengimbau seluruh pelajar agar pintar memilah lingkungan pergaulan dan tidak mudah terhasut oleh ajakan kawan yang mengarah pada tindakan merugikan atau bertentangan dengan hukum.
Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa masa-masa sekolah adalah periode emas untuk menimba ilmu serta mengasah potensi diri. Ia berharap waktu yang ada disalurkan untuk hal-hal positif demi memuluskan jalan meraih cita-cita. “Terima kasih, silakan belajar, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, gapai cita-cita demi masa depan yang lebih baik,” pesan Kompol Zulkarnaen kepada para pelajar.
Selain bahaya geng motor dan kejahatan remaja, upacara tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi tentang pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan sekolah. Para murid diimbau, untuk saling menghormati perbedaan serta berani menolak dan menghentikan segala bentuk perundungan. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman, diyakini menjadi kunci utama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berdisiplin tinggi.
Melalui program
Police Goes to School yang dipadukan dengan upacara bendera ini, Polres Cimahi berkomitmen membangun ruang dialog interaktif dan positif dengan kalangan pelajar. Langkah ini diharapkan mampu memperluas pemahaman siswa, akan pentingnya mematuhi hukum dan menjauhi perbuatan bermasalah.
Meski demikian, pencegahan kenakalan remaja memerlukan keterlibatan banyak pihak. Sinergi yang solid antara aparat kepolisian, lembaga sekolah, orang tua, serta masyarakat sekitar menjadi kunci utama dalam melakukan pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan. Melalui amanat yang disampaikan dalam upacara tersebut, Kompol Zulkarnaen kembali mengajak seluruh siswa-siswi SMAN 2 Cimahi untuk menjaga diri, fokus pada pendidikan, dan berjuang keras menggapai masa depan yang cerah. (I.H. Sianipar)














