PATROLINEWS86.COM – MAUMERE.
Semua orang pasti pernah merasakan momen sulit dalam hidup mereka suatu saat atau yang lainnya.
Tak jarang, ada mereka yang tertatih-tatih, seakan tak mampu berdiri sendiri lagi dalam terpaan badai kehidupan yang menghancurkan.
Namun, ada satu hal yang bisa meluluhkan dinginnya hati dan menyalahkan semangat kehidupan kembali.
Tepatnya Pada hari Rabu 28/08/2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak gempa Flores, Konfederasi Serikat Buruh Sejahterah Indonesia (KSBSI) bersama DPD Forum pemuda NTT Kutai Timur memberikan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya kepada warga desa meken detung yang tersebar di dua posko pengungsian yakni posko Ojan RT 04 dusun Nitun dan posko Wolo,oa RT 12 dusun Wololuma.
Kehadiran KSBSI dan Forum Pemuda NTT merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati mereka bagi masyarakat yang mengalami dampak langsung dari peristiwa gempa, yang dimana sekitar seratus lebih rumah warga rusak di desa Meken Detung, dengan kategori 37 rumah rusak berat dan sisa lainnya rusak sedang hingga ringan.
Pantauan awak media di lokasi mewawancarai,
Gregorius Cristison Bertholomeus S.H M.H, selaku pengurus KSBSI Sedaratan Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan :
Bantuan Ini diberikan kepada beberapa posko yang tersebar di beberapa desa di kecamatan Kangae, salah satunya desa Meken Detung, bantuan ini sebagai bentuk rasa empati sebagai warga negara yang punya komitmen untuk selalu ada dan hadir ditengah masyarakat yang mengalami kesusahan, agar bisa menggambarkan bahwa mereka masyarakat tidak sendirian.
Martino Rifandi, S.H selaku Ketua BPD Desa Meken Detung, mengatakan: Berterima kasih kepada KSBSI dan forum pemuda NTT Di Kutai Timur yang sudah hadir dan memberikan donasi dengan uluran tangan kasih melalui aksi kemanusiaan, membantu dan turut memperhatikan kehidupan masyarakat ditengah kesulitan ini, hiburan yang diberikan oleh teman KSBSI lewat musik dan tarian kepada anak anak sebagai proses pemulihan psikologis agar anak anak selalu ceria, tidak takut mengahadapi musibah ini.
Kegiatan berakhir dengan penuh kehangatan dengan sesi foto bersama antara warga desa Meken Detung dan para pengurus KSBSI Sedaratan Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebuah kenangan abadi yang membuktikan bahwa meski guncangan gempa meruntuhkan bangunan, ia takkan pernah mampu meruntuhkan ikatan persaudaraan, kepedulian dan harapan yang tumbuh bersama.
Disinilah perlu kita pahami bahwa kekuatan yang sesungguhnya bukanlah ketika berdiri sendiri, melainkan ketika kita saling memegang tangan saat suka maupun duka.
























