Indramayu – Patrolinews86.com Puluhan anggota Aliansi Santri Gusdur asal Kabupaten Indramayu bertolak ke Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Rabu (26/8/2026). Keberangkatan rombongan ini dalam rangka menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 sekaligus memberikan dukungan langsung kepada KH Said Aqil Siroj, Rais Aam dan KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Gus Yusuf telah resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, itu mendapatkan dukungan dari puluhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Tengah, termasuk dari Aliansi Santri Gusdur Indramayu.
Rombongan berangkat dari kantor PCNU Indramayu pada Rabu pagi pukul 09.30 WIB. Mereka dipimpin langsung oleh KH Jured bersama Ustadz Sofyan.
Ketua Aliansi Santri Gusdur Kabupaten Indramayu, M. Solihin, menyatakan bahwa pihaknya secara bulat mendukung majunya KH Said Aqil Siroj dan Gus Yusuf untuk memimpin PBNU. Menurutnya, kedua figur tersebut diyakini mampu membesarkan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia dan dinilai tepat dalam menyikapi situasi kepengurusan PBNU yang dinilai carut-marut dan menyimpang dari khitah organisasi.
“Bismillah, insya Allah Kiai Said dan Gus Yusuf adalah solusi kepemimpinan dalam Muktamar NU Ke-35 di Tambak Beras, Jombang. Allahumma amien, Al-Fatihah. Kami berangkat dengan satu bus berisi sekitar 50 orang dari Kabupaten Indramayu dan Kabupaten/Kota Cirebon,” ujar Solihin.
Solihin juga menegaskan bahwa Aliansi Santri Gusdur mengimbau agar pelaksanaan muktamar berlangsung bersih dari praktik politik uang (money politics). Ia menekankan pentingnya menjaga martabat muktamar agar tidak dinodai dengan cara-cara kotor.
“Kami siap berada di garda terdepan untuk memastikan Muktamar NU di Jombang ini bersih dari politik uang. Jika hal itu terjadi, kami akan ikut melawan dan menertibkan,” tegas Solihin. (Agus Sulist/Cho)
























